Bisnis, Wilayah Indonesia, Budidaya, Peternakan, Asuransi, Kesehatan, Flora dan Fauna

Bisnis, Wilayah Indonesia, Budidaya, Peternakan, Asuransi, Kesehatan, Flora dan Fauna
Bisnis, Wilayah Indonesia, Budidaya, Peternakan, Perkebunan, Asuransi, Kesehatan, Flora dan Fauna, Pariwisata, Geografis, Selebritis, Otomotif

Budidaya Ikan Gurame, Lahan Bisnis, Kolam Terpal, Bibit Ikan Gurame, Panen Ikan

Budidaya Ikan Gurame Sebagai Lahan Bisnis

Banyak Cara yang bisa dilakukan  untuk budidaya Ikan Gurame.  Gurame adalah salah satu dari jenis ikan yang banyak dikonsumsi manusia. Protein serta tekstur daging lembut, serta rasanya yang enak apabila di olah dengan bumbu-bumbu yang lengkap. Ikan jenis ini juga banyak di pakai untuk kepentingan restoran kelas atas. Hampir disetiap restoran terutama restoran masakan padang ada menu olahan dari ikan gurame ini.

Dengan demikian budidaya ikan Gurame sangat menjanjikan pasar yang luas, sehingga harganya pun  stabil dan bahkan terus naik. Sementara pasokan ikan sebangsa gurame ini tidak cukup banyak.

Budidaya Ikan Gurame
Para petani yang membudidayakan ikan gurame ini masih cukup sedikit, namun kebutuhan akan ikan jenis ini selalu meningkat. Apalagi sekarang banyaknya restoran atau rumah makan yang umumnya menyediakan menu dari ikan gurame dengan berbagai versi olahan, seperti dibakar, digoreng dan di gulai.

Begitu juga pada pasar-pasar tradisional dan pasar modern juga banyak yang menjual ikan gurame yang disiapkan untuk konsumsi masyarakat luas.

Dalam soal harga ikan gurame relatif lebih mahal jika dibandingkan harga ikan jenis lainnya. Melihat hal demikian bukankah ? merupakan suatu peluang yang menjanjikan buat petani ikan gurame?
Pertanyaan ini tidaklah butuh jawaban, naluri bisnis andalah yang menjawabnya.
Nah dengan prospek yang diutarakan tersebut, tentu anda akan berfikir gimanasih cara membudidayakanya? jangan pindah situs dulu ikuti uraian selengkapnya!!!

Inilah cara membudidayakan Ikan Gurame yang perlu di simak!

Konstruksi Kolam

Kolam merupakan sarana yang utama perlu dipersiapkan. Kolam ini membutuhkan perhatian dan pengelolaan yang bagus serta harus memperhatikan situasi serta kondisi lingkungan. Jenis kolam yang banyak digunakan dalam budidaya ikan gurame adalah berupa kolam tanah, kolam semen/tembok serta kolam terpal, dan bisa juga  dibuat dengan  menggunakan keramba jaring apung.
Setidaknya memiliki lahan seluas 5 m × 10 m untuk budidaya ikan gurame.

Sebelum Kolam digunakan, maka terlebih dahulu harus dalam keadaan kering permukaan tanah sudah retak-retak. Hal ini dilakukan supaya mikroorganisme dan kuman menjadi mati. setelah pengeringan selesai, selanjutnya gemburkan permukaan tanah, sampai amonia hilang.

Setelah proses pengeringan sempurna maka dilanjutkan dengan pengapuran guna untuk menyeimbangkan pH tanah serta menghilangkan mikroorganisme patogen. Untuk ini bisa menggunakan kapur dolomit. Cara pengapuran dengan ditebarkan secara merata pada permukaan kolam.
Dosis yang diperlukan tergantung pada zat keasaman tanah. Semakin tinggi kadar asam tanah semakin banyak kapur yang diperlukan.

Langkah selanjutnya adalah pemupukan dengan menggunakan pupuk organik yang dicampur urea dan TSP. Pupuk organik yang bisa dipakai seperti pupuk kandang atau kompos. Tujuan dari pemupukan kolam adalah sebagai penyedia nutrisi bagi organisme seperti plankton dan air kutu. Tumbuhan serta hewan ini nantinya sebagai pakan bagi ikan gurame yang bersifat alami.

Kolam siap untuk pengisian air

Dalam mengisi air kolam jangan sekaligus penuh, tetapi  dilakukan secara bertahap. tunjuannya agar biota kolam seperti fitoplankton bisa tumbuh dengan baik. Setelah air kolam dipenuhi fitoplankton makan akan berubah warna kehijauan yang disebahkan oleh tumbuhnya lumut serta tumbuh-tumbuhan lainya . Setelah satu minggu kemudian, barulah benih ikan gurame baru siap ditebar.

Buat Anda yang tidak memiliki lahan yang cukup untuk membudidayakan ikan gurame, bisa menggunakan alternatif  kolam terpal. Ikan gurame pada dasarnya membutuhkan air yang cukup untuk pertumbuhannya, dengan membuat kolam terpal bisa pada lahan yang sempit. Yang terpenting, tahu cara melakukan perawatannya, dengan perawatan yang tepat maka ikan gurame akan tumbuh dengan baik.

Air harus diganti setiap 1 minggunya,  karena air akan mengurang serta akan keruh disebabakan oleh penguapan serta sisa pakan dan kotoran ikan yang mengendap pada dasar kolam. maka dari itu perlu di lakukan pengurangan serta penambahan air kolam sebanyak 30 % agar sirkulasi air tetap normal.

Penebaran Bibit Ikan

Setelah semua proses persiapan kolam selesai, maka saatnya untuk penebaran benih. sebelum benih diterbarkan, terlebih dahulu benih tersebut dimasukkan  dalam ember atau bak yang telah diisi air yang diambil dari kolam yang akan di tebari benih , jangan langsung ditebarkan, diamkan dulu selama lebih kurang 20 menit hingga benih ikan perlahan-lahan bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan air yang baru.
Sebaiknya memasukan benih yang sudah berukuran lebih kurang 5 atau 7 cm.

Pemberian Pakan

Sebagai diketahui bahwa gurame merupakan salah spesies ikan pemakan tumbuhan (herbivora). Namun ketika masih dalam kondisi benih,  ikan gurame ini belum memakan tumbuhan. Setelah mulai besar maka ikan gurame akan bersipat karnivora, dan oleh sebab itu jenis pakan yang diberikan pada saat ukuran benih ikan kecil dalam bentuk kutu air (Daphnia), cacing sutra. 

Makanan pokok untuk pengaturan gizi bisa memberikan jenis pakan berupa pelet, tapi jika pakan ini sulit atau mahal bisa menggunakan alternatif lain dengan memberikan daun-daunan seperti :  Daun talas atau daun keladi.

Dengan pemberian pakan yang teratur akan meningkatkan pertumbuahan serta kualitas daging yang dihasilkan oleh ikan gurame.

Perawatan 

Dalam hal ini sama seperti perawatan lainnya dalam budidaya ikan. seperti, pengontrolan kuota air, suhu serta pH air, dan pada malam hari jauhkan ikan dari cahaya yang sifatnya terlalu terang seperti senter, karena ikan tidak boleh terkena cahaya yang berlebihan, sebab cahaya bisa menyebabkan ikan stres dan mati.

Pemanenan 

Panen dapat dilakukan apabila ikan sudah besar. dan bisa juga menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Pada umumnya ikan dipanen jika sudah memiliki berat sekitar 1 kg atau lebih. Cara panen ikan gurame ini tidak beda jauh dengan cara panen ikan pada umumnya. Sebagai tambahan ikan kalau tuapun, rasa dagingnya masih tetap enak.

Cukup sekian uraian tentang Budidaya Ikan Guram, pengalaman-pengalaman selanjutnya bisa anda temukan dipangan. Semoga bermanfaat.
Teknologi Untuk Memacu Produksi Ikan Nila
Budidaya

Follow by Email