Tuesday, October 9, 2018

Pengertian Lembaga Pembiayaan, Fungsi Lembaga Pembiayaan, Peran Lembaga Pembiayaan, Jenis Lembaga Pembiayaan

Lembaga Pembiayaan

1. Pengertian Lembaga Pembiayaan

Apakah terdapat lembaga pembiayaan disekitar tempat tinggal Anda? Jika orang tua Anda menginginkan kendaraan dengan cara diangsur, biasanya mendatangi perusahaan leasing. Leasing atau sewa guna usaha adalah salah satu bentuk dari lembaga pembiayaan yang paling banyak berkembang di masyarakat. Apa sesungguhnya lembaga pembiayaan itu? Apa saja yang termasuk lembaga pembiayaan? Lembaga pembiayaan menurut Peraturan Presiden Nomor 9 tahun 2009 tentang lembaga pembiayaan adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal. Adapun Lembaga pembiayaan menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK pasal 1 adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal sebagaimana dimaksud daiam peraturan perundang-undangan mengenai lembaga pembiayaan.

2. Fungsi Lembaga Pembiayaan

Fungsi lembaga pembiayaan adalah melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal kepada masyarakat yang membutuhkan.

3. Peran Lembaga Pembiayaan


Peran lembaga pembiayaan adalah membantu masyarakat yang membutuhkan dana atau barang modal untuk kegiatan produktif maupun konsumtif. Lembaga pembiayaan menjadi alternatif bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dana atau barang modalnya selain perbankan.

4.  Jenis Lembaga Pembiayaan


Menurut Peraturan Presiden Nomor 9 tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan Bab II Pasal 2 bahwa jenis lembaga pembiayaan di Indonesia dikelompokkan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut
a. Perusahaan Pembiayaan
Perusahaan pembiayaan adalah badan usaha yang khusus didirikan untuk melakukan Sewa Guna Usaha, Anjak Piutang, Pembiayaan Konsumen, dan usaha Kartu Kredit.

1) Sewa Guna Usaha (Leasing)

Istilah feaswzg berasal dari bahasa Inggris yakni to lease yang berarti menyewakan. Perusahaan leasing yang ada di Indonesia disebut dengan perusahaan sewa guna usaha. Dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84 Tahun 2006 tentang Perusahaan Pembiayaan bahwa sewa guna usaha merupakan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal, baik secara sewa guna usaha degan hak opsi (finance lease) ataupun sewa guna usaha tanpa hak opsi (operatinglease), untuk digunakan oleh penyewa guna usaha (lessee) selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala. Yang menjadi objek sewa guna usaha adalah barang modal dan pihak lessee memiliki hak opsi dengan harga berdasarkan nilai sisa.

2)  Anjak Piutang

Anjak Piutang (actoring) adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembeban piutang dagang jangka pendek suatu perusahaan berikut pengurusan atas piutang tersebut. Kegiatan anjak piutang (factoring) merupakan bentuk perusahaan yang relatif baru di Indonesia. Dalam operasinya, anjak piutang mengacu kepada Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 1251/ KMK.013/1998. Dalam KMK tersebut, dikatakan bahwa anjak piutang yaitu badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam atau luar negeri.

Mekanisme anjak piutang sebenarnya diawali dari adanya transaksi jual beli barang atau jasa yang pembayarannya secara kredit. Secara umum, jasa-jasa anjak piutang terdiri dari dua jenis, yaitu jasa pembiayaan (financing services) dan jasa non pembiayaan (non financing services).

3) Pembiayaan Konsumen

Pembiayaan Konsumen (Consumers Finance) adalah suatu kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang berdasarkan kebutuhan konsumen dengan pembayaran secara angsuran.

4) Usaha Kartu Kredit

Usaha Kartu Kredit (Credit Card) adalah kegiatan pembiayaan untuk pembelian barang dan/atau jasa dengan memakai kartu kredit. 

b. Perusahaan Modal Ventura

Istilah ventura berasal dari kata venture yang secara bahasa memiliki makna sesuatu yang mengandung risiko atau dapat juga diartikan sebagai usaha. Dengan demikian, secara bahasa modal ventura (venture capital) adalah modal yang ditanamkan pada usaha yang mengandung risiko.

Perusahaan modal ventura menurut Keputusan Presiden Nomor 61 Tahun 1988 adalah bisnis pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke daiam suatu perusahaan yang menerima bantuan pembiayaan imtuk jangka waktu tertentu. Adapun menurut Peraturan Presiden Nomor 9 tahun 2009 bahwa perusahaan modal ventura (Venture Capital Company) adalah badan usaha yang melakukan usahapembiayaan/penyertaan modal ke dalam suatu Perusahaan yang menerima bantuan pembiayaan (Investee Company) untuk jangka waktu tertentu dalam bentuk penyertaan saham, penyertaan dengan cara pembelian obligasi konversi, dan/ atau pembiayaan berdasarkan pembagian atas hasil usaha

c. Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur

Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur adalah badan usaha yang didirikan khusus untuk melakukan pembiayaan yang berbentuk penyediaan dana pada proyek infrastruktur. Kegiatan usaha Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur meliputi pemberian pinjaman langsung (direct lending) yang berfungsi sebagai pembiayaan infrastruktur, refinancing atas infrastruktur yang telah dibiayai pihaklain; dan / atau pemberian pinjaman subordinasi (subordinated loans) yang berkaitan dengan pembiayaan infrastruktur.

Prinsip Kegiatan Usaha Lembaga Pembiayaan

Prinsip kegiatan usaha lembaga pembiayaan sama dengan prinsip kegiatan usaha perbankan dan pasar modal, yaitu prinsip syariah dan prinsip konvensional. Seperti dalam praktik usaha sewa guna usaha atau leasing, pengelola leasing dapat menggunakan prinsip konvensional dengan memasukkan unsur bunga dalam kegiatan transaksinya, dapat pula menggunakan prinsip syariah dengan akad Ijarah Muntahiya Bit Tamlik (IMBT).

Contoh lainnya adalah dalam perusahaan modal ventura, ada modal ventura yang beroperasi dengan prinsip konvensional, ada pula perusahaan modal ventura yang beroperasi dengan prinsip syariah. Modal ventura syariah adalah bisnis pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan untuk jangka waktu tertentu dengan berlandaskan prinsip-prinsip syariah. Praktik modal ventura yang dilakukan berdasarkan akad syariah dan bergerak di usaha yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah diakui.

Produk Lembaga Pembiayaan

Produk lembaga pembiayaan sangat beragam tergantung kepada jenis lembaga pembiayaan itu sendiri. Namun demikian, lembaga pembiayaan dilarang menjual produk berupa giro, deposito, dan tabungan sebagaimana menjadi produk dari perbankan.  

a. Produk Perusahaan Pembiayaan

Produk perusahaan pembiayaan seperti perusahaan anjak piutang diantaranya:

Pengambilalihan tagihan suatu perusahaan dengan fee tertentu.
Pembelian piutang perusahaan dalam suatu transaksi perdagangan dengan harga sesuai kesepakatan.
Mengelola usaha penjualan kredit suatu perusahaan, dalam hal ini perusahaan anjak piutang dapat mengelola kegiatan administrasi kredit suatu perusahaan sesuai kesepakatan.
Produk perusahaan pembiayaan lainnya diantaranya berupa:

Pembiayaan untuk pengadaan barang berdasarkan kebutuhan konsumen dengan pembayaran secara angsuran seperti pembiayaan kendaraan bermotor, peralatan rumah tangga dan sebagainya.
Pembiayaan untuk pembelian barang dan/atau jasa dengan menggunakan kartu kredit.

b.  Produk Perusahaan Modal Ventura

Produk perusahaan modal ventura diantaranya penyertaan saham (equity participation), penyertaan melalui pembelian obligasi konversi (quasi equity partcipation), dan pembiayaan berdasarkan pembagian atas hasil usaha {profit/revenue sharing).

c. Produk Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur

Produk perusahaan pembiayaan infrastruktur diantaranya pemberian dukungan kredit (credit enhancement), penjaminan pembiayaan infrastruktur, pemberian jasa konsultasi (advisory invesment), dan penyertaan modal (equity investment).
Readmore → Pengertian Lembaga Pembiayaan, Fungsi Lembaga Pembiayaan, Peran Lembaga Pembiayaan, Jenis Lembaga Pembiayaan

Saturday, September 29, 2018

Keunggulan dan Kelemahan Budidaya Ayam Kampung

Pengertian Ayam Kampung


Ayam kampung adalah sebutan di Indonesia bagi ayam peliharaan yang tidak ditangani dengan cara budidaya massal komersial serta tidak berasal-usul dari galur atau ras yang dihasilkan untuk kepentingan komersial tersebut.

Ayam kampung tidak memiliki istilah ayam kampung petelur ataupun pedaging . Hal ini disebabkan ayam kampung bertelur sebagaimana halnya bangsa unggas dan mempunyai daging selayaknya hewan pada umumnya.

Nama ilmiah untuk ayam kampung adalah Gallus domesticus. Aktifitas penternakan ayam kampung telah ada sejak jaman dahulu.

Latar belakang Ayam Kampung


Ayam kampung merupakan salah satu jenis ternak unggas yang telah memasyarakat dan tersebar di seluruh pelosok nusantara. Bagi masyarakat Indonesia, ayam kampung sudah bukan hal asing.

Istilah "Ayam kampung" semula adalah kebalikan dari istilah "ayam ras", dan sebutan ini mengacu pada ayam yang ditemukan berkeliaran bebas di sekitar perumahan. Namun demikian, semenjak dilakukan program pengembangan, pemurnian, dan pemuliaan beberapa ayam lokal unggul, saat ini dikenal pula beberapa ras unggul ayam kampung. Untuk membedakannya kini dikenal istilah ayam buras (singkatan dari "ayam bukan ras") bagi ayam kampung yang telah diseleksi dan dipelihara dengan perbaikan teknik budidaya (tidak sekedar diumbar dan dibiarkan mencari makan sendiri). Peternakan ayam buras mempunyai peranan yang cukup besar dalam mendukung ekonomi masyarakat pedesaan karena memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan dan pemeliharaannya relatif lebih mudah.

Sejarah Perkembangan Ayam Kampung


Sejarah ayam kampung dimulai dari generasi pertama ayam kampung yaitu dari keturunan ayam hutan merah (Gallus gallus). Jenis ayam kampung sudah dikenal sejak jaman Kerajaan Kutai. Pada saat itu, ayam kampung merupakan salah satu jenis persembahan untuk kerajaan sebagai upeti dari masyarakat setempat. Keharusan menyerahkan upeti menyebabkan ayam kampung selalu diternakan oleh warga kampung dan menyebabkan ayam kampung tetap terjaga kelestariannya. Di samping itu, ayam kampung memang sesuai dengan selera masyarakat setempat. Kebiasaan beternak ayam kampung tersebutlah yang menyebabkan ayam ini mudah dijumpai di tanah air. Sampai sekarang sistem upeti dalam arti perpindahan barang (ayam kampung) dari desa ke kota masih tetap ada. Bedanya, saat ini perpindahan tersebut lebih bersifat bisnis.!

Ayam kampung mempunyai banyak varietas dan spesies, beberapa diantaranya yang penting yaitu:


Ayam kedu merupakan ayam lokal yang berkembang di Kabupaten Magelang dan Temanggung atau eks. Kersidenan Kedu (Jawa Tengah). Berdasarkan penampilan warnanya, ayam kedu dapat dibedakan menjadi empat jenis sebagai berikut.
Ayam Kedu

a. Ayam Kedu Hitam

Ayam kedu hitam mempunyai penampilan fisik hamper hitam semua, tetapi kalau diamati secara teliti warnanya tidak terlalu hitam. Penampilan kulit pantat dan jengger masih mengandung warna kemerah-merahan. Bobot ayam kedu hitam jantan dewasa antara 2 Kg – 2,5 Kg, sedangkan yang betinanya hanya 1,5 Kg. Ayam ini sering disamakan dengan ayam cemani karena tampak serba hitam.

b. Ayam Kedu Cemani

Ayam kedu cemani memiliki penampilan sosok tubuh hitam mulus, termasuk paruh, kuku, telapak kaki, lidah, telak (langit-langit mulut), bahkan daging dan tulangnya juga hitam. Sosok tubuh ayam kedu jantan dewasa tinggi besar dan bobotnya antara 3 Kg- 3,5 Kg, sedangkan yang betina dewasa berbobot antara 2 Kg- 2,5 Kg.

c. Ayam Kedu Putih

Ayam kedu putih ditandai dengan warna bulu putih mulus, jengger dan kulit mukanya berwarna merah, sedangkan kakinya berwarna putih atau kekuning-kuningan. Jenggernya tegak berbentuk wilah. Bobot ayam jantan kedu putih dewasa mencapai 2,5 Kg. Sedangkan bobot ayam kedu putih betina 1,2 Kg – 1,5 Kg.

d. Ayam Kedu Merah

Ayam kedu merah ditandai dengan warna bulu hitam mulus, tetapi kulit muka dan jengger berwarna merah, sedangkan kulit badannya berwarna putih. Sosok tubuh ayam kedu merah tinggi besar dengan bobot ayam jantan dewasa 3 Kg-3,5 Kg, Sedangkan bobot ayam betina 2 Kg-2,5Kg.

Ayam Nunukan

Ayam nunukan disebut juga ayam Tawao. Ayam ini merupakan ayam lokal yang berkembang dipulau Tarakan, Kalimantan Timur. Ayam nunukan diperkirakan berasal dari Cina. Karakteristik ayam nunukan adalah warna bulunya merah cerah atau merah kekuning-kuningan, bulu sayap dan ekor tidak berkembang sempurna. Sementara paruh dan kakinya berwarna kuning atau putih kekuning-kuningan dengan jengger dan pial berwarna merah cerah. Jenggernya berbentuk wilah dan bergerigi delapan.

Stadium anak ayam sampai umur 45 hari cenderung berbulu kapas [6]. Berat badan ayam nunukan jantan dewasa 3,4 Kg – 4,2 Kg, sedangkan yang betina 1,6 Kg – 1,9 Kg.

Ayam Pelung

Ayam pelung merupakan ayam lokal yang berkembang di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi (Jawa Barat). Ayam pelung memiliki sosok tubuh besar dan tegap, temboloknya tampak menonjol. Kakinya panjang, kuat, dan pahanya berdaging tebal. Ayam pelung jantan memiliki Jengger berbentuk wilah yang besar, tegak, bergerigi nyata dan berwarna merah cerah. Ayam pelung betina mempunyai jengger, tetapi jengger terseebut tidak berkembang dengan baik. Ayam pelung jantan dewasa mempunyai bobot badan berkisar antara 3,5 Kg – 5,5 Kg, sedangkan yang betina 2,5 Kg – 3,5 Kg.

Ayam Sumatra

Ayam Sumatra merupakan ayam lokal dari Sumatra Barat. Penampilan perawakannya tegap, gagah ,tetapi ukuran tubuhnya kecil. Ayam Sumatra jantan berkepala kecil, tetapi tengkoraknya lebar. Pipinya penuh (padat), keningnya tebal, dan pialnya menggantung ke bawah. Paruh ayam Sumatra umumnya pendek dan kukuh berwarna hitam, dengan cuping kecil dan berwarna hitam. Ayam Sumatra memiliki jengger berbentuk wilah dan berwarna merah. Kulit muka juga berwarna merah atau hitam, ditumbuhi bulu halus yang jarang. Bobot ayam Sumatra jantan dewasa 2 Kg, sedangkan yang betina 1,5 Kg.


Ayam belenggek berasal dari Sumatra Barat, tepatnya dipedalaman Kabupaten Solok. Ayam ini pandai berkokok dengan suara yang merdu dan iramanya bersusun-susun, panjang sampai terdiri atas 6-12 suku kata. Semakin panjang suku katanya, semakin panjang kokoknya.

Ayam Gaok

Ayam gaok berasal dari madura dan Pulau Puteran, Kabupaten Sumenep. Keistimewaan ayam gaok yaitu kokoknya memiliki suara panjang yang hampir sama dengan ayam pelung yang terdapat di Cianjur (Jawa Barat). Ayam Gaok jantan dewasa memiliki bobot badan mencapai 4 Kg, sedangkan yang betina 2 - 2,5 Kg. Ayam Gaok jantan memiliki tampilan tubuh besar, tegap dan gagah. Jenggernya besar berbentuk wilah dan berwarna merah, dengan pial yang besar dan warnanya merah. Kakinya berwarna kuning. Bulunya didominasi oleh warna kuning kehijau-hijauan (wido), namun ada juga yang berwarna lain, seperti merah dan hitam.

Sebagai Sumber Pangan


Ayam kampung disukai orang karena dagingnya yang kenyal dan "berisi", tidak lembek dan tidak berlemak sebagaimana ayam ras.  Berbagai masakan Indonesia banyak yang tetap menggunakan ayam kampung karena dagingnya tahan pengolahan (tidak hancur dalam pengolahan). Selain itu daging ayam kampung memiliki keunggulan dibandingkan daging ayam broiler, karena kandungan nutrisi yang lebih tinggi. Bagian Daging dada ayam ini termasuk makanan utama atlet binaraga. Dagingnya mengandung 19 jenis protein dan asam amino yang tinggi. Kadar lemaknya juga relatif lebih rendah bila dibandingkan daging pada bagian pahanya.  Ayam kampung dipelihara oleh masyarakat terutama sebagai sumber protein hewani baik berupa telur maupun daging, di samping kotorannya juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman maupun pakan ikan. Sebagai sumber protein hewani telur dan daging mengadung asam amino esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan berperan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, agar ayam kampung dapat berproduksi dengan baik salah satunya harus diberikan pakan yang cukup. Ayam kampung memerlukan komposisi nutrisi yang tepat, termasuk jika menginginkan ayam kampung yang memiliki tingkat produksi telur yang tinggi Berat telur ayam kampung berkisar antara 26,27-55,4 gr dengan rataan 45,46.

Pemeliharaan Ayam Kampung


Ada dua cara memelihara ayam kampung, yaitu dipelihara dengan dilepas bebas atau istilahnya diliarkan dan yang kedua dibudidayakan. Keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Diliarkan

Cara pemeliharaan ini pada umumnya dilakukan oleh masyarakat pedesaan, cara ini disebut sebagai cara tradisional. yaitu dilepas bebas berkeliaran di kebun-kebun sekitar rumah.

Keunggulan Ayam Kampung


Ayam kampung yang dilepas bebas biasanya mempunyai tingkat kekebalan yang tinggi dan menghemat biaya makanan. Umumnya ayam cukup diberi makan pagi hari saat akan dilepas berupa sisa-sisa makanan dan tambahan bekatul secukupnya. Selebihnya ayam dianggap dapat mencari makan sendiri disekitar rumah

Kelemahan Ayam Kampung


Kelemahannya diantaranya yaitu ayam lambat untuk berkembang lebih banyak, karena tingkat kematian pada anak ayam relatif lebih tinggi. Waktu mengasuh terlalu lama yang berarti mengurangi produktifitas. Kendali akan keberadaan ayam kurang, sehingga kemungkinan dimangsa predator maupun hilang lebih tinggi.  Cara pemeliharan ini kurang produktif.

Dikandangkan

Semula hewan yang kini dipelihara hidup bebas di alam, di hutan, di pegunungan dan lautan lepas. Jumlah hewan-hewan ini beraneka ragam, dan sifat-sifat kehidupannya pun bermacam-macam. Jumlah yang banyak dan beragam itu tidak seimbang dengan jumlah manusia yang masih sedikit dan hidup di gua-gua terpencil untuk melindungi diri dari serangan binatang buas. Kebutuhan untuk hidup mendorong manusia memanfaatkan tanaman dan binatang yang dapat ditangkap atau dibunuhnya. Dari kegiatan itulah manusia mengalami proses belajar untuk mengenal hewan yang enak dimakan dan mudah ditangkap atau dibunuh. Perbendaharaan manusia akan hewan konsumsi mulai bertambah. Diantara hewan yang digemari, adalah hewan-hewan kecil yang mudah ditangkap atau dibunuh. Proses terus berkembang dan kegemaran akan hewan-hewan konsumsi mulai meningkat pada usaha untuk dengan mudah memperoleh tanpa harus mencari-cari di hutan. Inilah penyebab timbulnya keinginan untuk memelihara hewan dengan cara di kandangkan. Cara pemeliharan ini kurang produktif.

Kandang adalah tempat tinggal hewan yang dipelihara, salah satunya ayam, tempat berlindung dari terik matahari dan hujan, tempat mendapat pakan dan minum, mendapat jaminan kesehatan dan aman dari gangguan hewan pemangsa lainnya serta orang-orang jahat. Oleh karena itu kandang sangat berperan penting dalam pemeliharaan ayam kampung.



Ayam yang dikandangkan lebih mudah dikontrol keberadaannya, dapat mempercepat populasinya dengan cara setiap ayam yang bertelur diambil dan dikumpulkan untuk ditetaskan secara bersama dalam satu indukan atau mesin penetas. Anak ayam tidak harus mengikuti induknya. Namun dapat dipisah dan ditempatkan dengan pemberian panas cahaya listrik (untuk penghangat) dan makanan yang sesuai


Kelemahan Ayam Kampung Yang Dikandangkan

Apabila kondisi kandang tidak diperhatikan dan tidak sesuai syarat, maka kondisi hewan peliharaan justru akan memburuk, hal ini disebabkan kondisi yang telah membuat hewan ternak memiliki ketergantungan terhadap pemeliharanya, sehingga memerlukan perhatian yang lebih dibandingkan dengan cara diliarkan. Oleh karena itu kondisi kandang merupakan hal yang sangat penting dalam cara pemeliharaan ini, misalnya pada saat pembuatan kandang harus diperhatikan beberapa faktor, diantaranya yaitu masalah biologis ayam yang akan menempatinya, teknik pembuatan kandang yang berhubungan langsung dengan masalah bentuk dan kualitas bahan, serta masalah iklim, suhu, pergerakan angin dan pengaturan udara yang berhubungan langsung dengan temperatur dan kelembaban kandang serta ventilasi udara.

Kebiasaan atau sifat ayam kampung yang merugikan

Beberapa kebiasaan atau sifat yang kampung yang merugikan, diantaranya yaitu :

1. Kanibalisme

Kanibalisme pada ayam kampung adalah mematuk bahkan memakan kawan sendiri.Kanibalisme pada ayam kampung dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu ayam kekurangan zat makanan, misalnya protein, mineral dan air minum; jumlah ayam dalam satu kandang terlalu padat, sehingga ayam saling berebut tempat yang paling menyenangkan; udara dalam kandang terlalu panas, karena sistem ventilasi kandang kurang baik; ayam kekurangan grit.

2. Memakan telur

Peristiwa ayam memakan telur (egg eating) sering dijumpai pada pemeliharaan ayam sistem kandang litter. Untuk menghindari ayam memakan telurnya sendiri, zat-zat mineral (NaCl dan Ca)dan air minum yang dibutuhkan ayam harus dipenuhi.

3. Rontok Bulu

Rontok bulu merupakan peristiwa alami yang wajar bagi ayam. Tetapi bila hal ini terjadi terlalu cepat, jelas akan merugikan peternak ayam

Pemilihan bibit unggul

Dalam pengembangannya, ditemukan berbagai hambatan untuk meningkatkan produktivitas ayam kampung yang relatif rendah. Hal ini terkait dengan sistem pemeliharaan yang masih tradisional, pakan yang diberikan masih seadanya, dan belum terlaksananya sistem pengendalian penyakit dengan baik. Hambatan-hambatan ini menjadi kendala dalam pengembangan ternak ayam kampung di pedesaan. Dalam pembudidayaan ayam kampung, permasalahan yang sering ditemui adalah penyediaan bibit ayam kampung unggul. Dalam pencarian calon bibit unggul, selain didasarkan dari tampilan luarnya, juga seleksi ayam kampung yang berbasis konsep pemuliaan ternak, sehingga diperoleh bibit unggul, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas ternak.

  1. Bagian tubuh tak ada yang rusak atau cacat, misalnya kaki utuh dan leher lurus.
  2. Otot gempal dan kuat, terutama di bagian paha dan dada. Tulangnya juga kuat.
  3. Susunan bulu teratur, saling menghimpit dan tampak mengkilat. Kondisi bulu yang baik mencerminkan kondisi kulit yang baik pula.
  4. Mata cerah dan pandangannya tampak tajam.
  5. Gerakannya gesit yaitu mudah berontak bila dipegang.
  6. Ukuran badannya sedang, tidak kurus dan tidak gemuk.
  7. Induk jantan mempunyai jengger yang berwarna merah cerah, kepala tampak kokoh, paruh pendek, tajam dan kuat.
  8. Jarak ujung tulang dada dengan dubur berjarak minimal tiga jari tangan.


Ayam kampung termasuk jenis unggas yang tahan terhadap penyakit. Tetapi tidak berarti bahwa ayam kampung tidak dapat diserang oleh penyakit.


Berikut ini beberapa penyakit yang sering menyerang ayam kampung.

1. Tetelo (New Castle Desease:ND)

Penyakit tetelo (New Castle Desease:ND)merupakan penyakit ayam yang sangat berbahaya dan sulit ditanggulangi. Penularannya dapat melalui berbagai media, antara lain : Kontak langsung antara ayam sehat dengan ayam yang sakit; Tamu yang masuk kedalam kompleks peternakan membawa bibit kuman penyakit ini; Tempat makan dan minum yang kurang bersih, sehingga mudah ditempeli oleh virus penyakit ini; Burung-burung liar (misalnya burung gereja) yang ikut memakan makanan ayam. Tingkat kematian akibat penyakit ini sangat tinggi, sekitar 10-100%.

2. Pilek (snot)

Penyebab penyakit ini adalah bakteri (Hemophilus galiarum). Penularannya dapat melalui berbagai media, antara lain :Kontak langsung antara ayam sehat dengan ayam yang sakit; Melalui udara, debu, makanan dan alat-alat dalam kandang yang kurang bersih; Tamu yang masuk kedalam kompleks peternakan membawa bibit kuman penyakit ini; Burung-burung liar (misalnya burung gereja) yang ikut memakan makanan ayam. Tingkat kematian yang disebabkan oleh penyakit ini juga sangat tinggi.

3. Berak darah (Coccidiocis)

Berak darah (Coccidiocis) dapat menyerang ayam segala umur. Penularannya dapat terjadi melalui : binatang lain (seperti tikus, burung, ayam liar yang masuk kedalam kandang dan telah membawa bibit penyakit atau empat makan dan minum yang kurang bersih.

4. Sesak napas

Sesak napas penyebabnya adalah bakteri (Mycroplasma gallisepticum). Penyakit ini menyerang alat-alat pernapasan, sehingga ayam kesulitan untuk bernapas.

5. Berak Kapur

Berak kapur disebabkan oleh bakteri (Salmonella pullorum). Penyakit ini lebih suka menyerang anak ayam dan ayam dara. Penularannya melalui : Telur; Kontak langsung antara ayam sehat dengan ayam yang sakit; peralatan penetasan dan peralatan-peralatan kandang yang kurang bersih.

Cara Menanggulangi Penyakit

Untuk menghindari kemungkinan terjadinya penularan penyakit, peternak harus segera mengakaratina ayam yang dicurigai sakit, melarang atau membatasi tamu yang masuk kekompleks peternakan. Disamping itu kebersihan peralatan kandang, seperti tempat pakan dan minum serta keadaan kandang harus selalu diperhatikan.
Readmore → Keunggulan dan Kelemahan Budidaya Ayam Kampung

Ciri-Ciri Orang utan, Subspecies Orang Utan, Lokasi dan habitat, Makanan Orang Utan

Orang utan (atau orang utan, nama lainnya adalah mawas) adalah sejenis kera besar dengan lengan panjang dan berbulu kemerahan atau cokelat, yang hidup di hutan tropika Indonesia dan Malaysia, khususnya di Pulau Kalimantan dan Sumatera.

Istilah "orang utan" diambil dari bahasa Melayu, yang berarti manusia (orang) hutan. Orang utan mencakup dua spesies, yaitu orang utan sumatera (Pongo abelii) dan orang utan kalimantan (borneo) (Pongo pygmaeus). Yang unik adalah orang utan memiliki kekerabatan dekat dengan manusia pada tingkat kingdom animalia, dimana orang utan memiliki tingkat kesamaan DNA sebesar 96.4%.

Ciri-Ciri Orang Utan

Mereka memiliki tubuh yang gemuk dan besar, berleher besar, lengan yang panjang dan kuat, kaki yang pendek dan tertunduk, dan tidak mempunyai ekor. Orangutan memiliki tinggi sekitar 1.25-1.5 meter. Tubuh orangutan diselimuti rambut merah kecoklatan. Mereka mempunyai kepala yang besar dengan posisi mulut yang tinggi. Saat mencapai tingkat kematangan seksual, orangutan jantan memiliki pelipis yang gemuk pada kedua sisi, ubun-ubun yang besar, rambut menjadi panjang dan tumbuh janggut disekitar wajah. Mereka mempunyai indera yang sama seperti manusia, yaitu pendengaran, penglihatan, penciuman, pengecap, dan peraba. Berat orangutan jantan sekitar 50-90 kg, sedangkan orangutan betina beratnya sekitar 30-50 kg. Telapak tangan mereka mempunyai 4 jari-jari panjang ditambah 1 ibu jari. Telapak kaki mereka juga memiliki susunan jari-jemari yang sangat mirip dengan manusia. Orangutan masih termasuk dalam spesies kera besar seperti gorila dan simpanse. Golongan kera besar masuk dalam klasifikasi mammalia, memiliki ukuran otak yang besar, mata yang mengarah kedepan, dan tangan yang dapat melakukan genggaman.

Ada 2 jenis spesies orangutan, yaitu 
  • orangutan Kalimantan/Borneo (Pongo pygmaeus) dan Orangutan Sumatra (Pongo abelii).
  • Keturunan Orangutan Sumatra dan Kalimantan berbeda sejak 1.1 sampai 2.3 juta tahun yang lalu.
Subspecies Orang Utan

Pembelajaran genetik telah mengidentifikasi 3 subspesies Orangutan Borneo : P.p.pygmaeus, P.p.wurmbii, P.p.morio. Masing-masing subspesies berdiferensiasi sesuai dengan daerah sebaran geografisnya dan meliputi ukuran tubuh.

Orangutan Kalimantan Tengah (P.p.wurmbii) mendiami daerah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Mereka merupakan subspesies Borneo yang terbesar.

Orangutan Kalimantan daerah Timur Laut (P.p.morio) mendiami daerah Sabah dan daerah Kalimantan Timur. Mereka merupakan subspesies yang terkecil.

Saat ini tidak ada subspecies orangutan Kalimantan yang berhasil dikenali. 


Orangutan ditemukan di wilayah hutan hujan tropis Asia Tenggara, yaitu di pulau Borneo dan Sumatra di wilayah bagian negara Indonesia dan Malaysia. Mereka biasa tinggal di pepohonan lebat dan membuat sarangnya dari dedaunan. Orangutan dapat hidup pada berbagai tipe hutan, mulai dari hutan dipterokarpus perbukitan dan dataran rendah, daerah aliran sungai, hutan rawa air tawar, rawa gambut, tanah kering di atas rawa bakau dan nipah, sampai ke hutan pegunungan. Di Borneo, orangutan dapat ditemukan pada ketinggian 500 m di atas permukaan laut (dpl), sedangkan kerabatnya di Sumatra dilaporkan dapat mencapai hutan pegunungan pada 1.000 m dpl.

Orangutan Sumatra (Pongo abelii lesson) merupakan salah satu hewan endemis yang hanya ada di Sumatra. Orangutan di Sumatra hanya menempati bagian utara pulau itu, mulai dari Timang Gajah, Aceh Tengah sampai Sitinjak di Tapanuli Selatan. Keberadaan hewan mamalia ini dilindungi Undang-Undang 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan digolongkan sebagai Critically Endangered oleh IUCN. Di Sumatra, salah satu populasi orangutan terdapat di daerah aliran sungai (DAS) Batang Toru, Sumatra Utara. Populasi orangutan liar di Sumatra diperkirakan sejumlah 7.300. Di DAS Batang Toru 380 ekor dengan kepadatan pupulasi sekitar 0,47 sampai 0,82 ekor per kilometer persegi. Populasi orangutan Sumatra (Pongo abelii lesson) kini diperkirakan 7.500 ekor. Padahal pada era 1990 an, diperkirakan 200.000 ekor. Populasi mereka terdapat di 13 daerah terpisah secara geografis. Kondisi ini menyebabkan kelangsungan hidup mereka semakin terancam punah. Saat ini hampir semua Orangutan Sumatra hanya ditemukan di Provinsi Sumatra Utara dan Provinsi Aceh, dengan Danau Toba sebagai batas paling selatan sebarannya. Hanya 2 populasi yang relatif kecil berada di sebelah barat daya yaitu Sarulla Timur dan hutan-hutan di Batang Toru Barat. Populasi orangutan terbesar di Sumatra dijumpai di Leuser Barat (2.508 individu) dan Leuser Timur (1.052 individu), serta Rawa Singkil (1.500 individu).Populasi lain yang diperkirakan potensial untuk bertahan dalam jangka panjang (viable) terdapat di Batang Toru,Sumatra Utara, dengan ukuran sekitar 400 individu. Orangutan di Borneo yang dikategorikan sebagai endangered oleh IUCN terbagi dalam tiga subspesies: Orangutan di Borneo dikelompokkan ke dalam tiga anak jenis, yaitu Pongo pygmaeus pygmaeus yang berada di bagian utara Sungai Kapuas sampai ke timur laut Sarawak; Pongo pygmaeus wurmbii yang ditemukan mulai dari selatan Sungai Kapuas hingga bagian barat Sungai Barito; dan Pongo pygmaeus morio. Di Borneo, orangutan dapat ditemukan di Sabah, Sarawak, dan hampir seluruh hutan dataran rendah Kalimantan, kecuali Kalimantan Selatan dan Brunei Darussalam.


Meskipun orangutan termasuk hewan omnivora, sebagian besar dari mereka hanya memakan tumbuhan. 90% dari makanannya berupa buah-buahan. Makanannya antara lain adalah kulit pohon, dedaunan, bunga, beberapa jenis serangga, dan sekitar 300 jenis buah-buahan

Selain itu mereka juga memakan nektar,madu dan jamur. Mereka juga gemar makan durian, walaupun aromanya tajam, tetapi mereka menyukainya.

Orangutan bahkan tidak perlu meninggalkan pohon mereka jika ingin minum. Mereka biasanya meminum air yang telah terkumpul di lubang-lubang di antara cabang pohon. Biasanya induk orangutan mengajarkan bagaimana cara mendapatkan makanan, bagaimana cara mendapatkan makanan, dan berbagai jenis pohon pada musim yang berbeda-beda. Melalui ini, dapat terlihat bahwa orangutan ternyata memiliki peta lokasi hutan yang kompleks di otak mereka, sehingga mereka tidak menyia-nyiakan tenaga pada saat mencari makanan. Dan anaknya juga dapat mengetahui beragam jenis pohon dan tanaman, yang mana yang bisa dimakan dan bagaimana cara memproses makanan yang terlindungi oleh cangkang dan duri yang tajam.


Orangutan betina biasanya melahirkan pada usia 7-10 tahun dengan lama kandungan berkisar antara 8,5 hingga 9 bulan; hampir sama dengan manusia. Jumlah bayi yang dilahirkan seorang betina biasanya hanya satu. Bayi orangutan dapat hidup mandiri pada usia 6-7 tahun. Kebergantungan orangutan pada induknya merupakan yang terlama dari semua hewan, karena ada banyak hal yang harus dipelajari untuk bisa bertahan hidup, mereka biasanya dipelihara hingga berusia 6 tahun. 

Orangutan berkembangbiak lebih lama dibandingkan hewan primata lainnya, orangutan betina hanya melahirkan seekor anak setiap 7-8 tahun sekali. Umur orangutan di alam liar sekitar 45 tahun, dan sepanjang gidupnya orangutan betina hanya memiliki 3 keturunan seumur hidupnya. Dimana itu berarti reproduksi orangutan sangat lambat.


Tidak seperti gorila dan simpanse, orangutan tidak hidup dalam sekawanan yang besar. Mereka merupakan hewan yang semi-soliter. Orangutan jantan biasanya ditemukan sendirian dan orangutan betina biasanya ditemani oleh beberapa anaknya. Walaupun oranutan sering memanjat dan membangun tempat tidur dipohon, mereka pada intinya merupakan hewan terrestrial(menghabiskan hidup ditanah).

Orangutan saat ini hanya terdapat di Sumatra dan Kalimantan, di wilayah Asia Tenggara. Karena tempat tinggalnya merupakan hutan yang lebat, maka sulit untuk memperkirakan jumlah populasi yang tepat. Di Borneo, populasi orangutan diperkirakan sekitar 55.000 individu. Di Sumatra, jumlahnya diperkirakan sekitar 7.500 individu.

Orangutan Sumatra telah masuk dalam klasifikasi Critically Endangered dalam daftar IUCN. Populasinya menurun drastis dimana pada tahun 1994 jumlahnya mencapai lebih dari 12.000, namun pada tahun 2003 menjadi sekitar 7.300 ekor. Data pada tahun 2008 melaporkan bahwa diperkirakan jumlah Orangutan Sumatra di alam liar hanya tinggal sekitar 6.500 ekor. 

Secara historis, orangutan ditemukan di kawasan hutan lintas Sumatra, tetapi sekarang terbatas hanya didaerah Sumatra Utara dan provinsi Aceh. Habitat yang sesuai untuk Orangutan saat ini hanya tersisa sekitar kurang dari 900.000 hektare di pulau Sumatra. 

Saat ini diperkirakan orangutan akan menjadi spesies kera besar pertama yang punah di alam liar. Penyebab utamanya adalah berkurangnya habitat dan perdagangan hewan. Orangutan merupakan spesies dasar bagi konservasi. Orangutan memegang peranan penting bagi regenerasi hutan melalui buah-buahan dan biji-bijian yang mereka makan. Hilangnya orangutan mencerminkan hilangnya ratusan spesies tanaman dan hewan pada ekosistem hutan hujan.

Hutan primer dunia yang tersisa merupakan dasar kesejahteraan manusia, dan kunci dari planet yang sehat adalah keanekaragaman hayati, menyelamatkan orangutan turut menolong mamalia, burung, reptil, amfibi, serangga, tanaman, dan berbagai macam spesies lainnya yang hidup di hutan hujan Indonesia.
Readmore → Ciri-Ciri Orang utan, Subspecies Orang Utan, Lokasi dan habitat, Makanan Orang Utan

Tempat Wisata Pantai Di Lombok

Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. 


Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah di tengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.



Batu Bolong

Sekitar setengah jam dengan berjalan kaki, para wisatawan dapat menjumpai Batu Bolong di pantai ini. Ini adalah sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Menurut legenda masyarakat setempat dahulu kala sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dimakankan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati. Dari tempat ini juga terlihat Gunung Agung di Pulau Bali.



Mengunjungi Senggigi di Pulau Lombok mungkin perlu dijadikan agenda wisata tersendiri bagi wisatawan yang menyukai keindahan dan kesejukan alam. Bayangkan saja, saat memasuki kawasan pantai, wisatawan dengan segera akan tersapu-lembut oleh semilir angin yang berhembus di sepanjang gugusan pantai di Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat ini. Suasana segar, nyaman, dan indah seolah menyapa wisatawan di awal kunjungannya. Saat telah berada di pinggir pantai, mata para wisatawan akan disuguhi oleh eksotisme pantai berlatar pesona ombak yang saling berkejaran, pasir putih yang menghampar, dan ribuan binatang kecil yang menyebar di hamparan pasirnya, serta lanskap Gunung Agung di pulau seberangnya (Pulau Bali).

Senggigi memang menawarkan pesona pantai yang khas. Suasana alami yang belum banyak dijejali oleh turis asing, seolah menjadi penanda beda pantai ini dengan pantai-pantai di Bali. Ini tentu memberi nuansa tersendiri bagi para pengunjung. Tak aneh, pantai ini kini dijadikan tujuan alternatif baru para wisatawan yang merindukan suasana kesenyapan alami yang menentramkan.

Ada banyak aktivitas wisata yang dapat dilakukan pengunjung di pantai ini, seperti berenang, bermain air, menyelam, snorkeling, berjemur, dan bermain–main membuat istana pasir. Jika mentari sore telah mulai meredup, wisatawan dapat juga meluangkan waktunya untuk sekedar berjalan santai dengan bertelanjang kaki menelusuri pinggir pantai, duduk di hamparan pasir dengan mangamati biru-hijau air laut, atau bersantai di gerai hotel pinggir pantai sembari menunggu sunset tiba. Bagi pengunjung yang ingin berenang atau sekedar bermain air, disarankan untuk lebih berhati-hati, karena di pinggir pantai banyak terdapat karang-karang runcing yang cukup membahayakan kaki.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Senggigi, sempatkanlah mengamati Pura Batu Bolong. Saat berjalan menyusuri pinggir Pantai Senggigi, kurang lebih sekitar setengah jam, wisatawan akan menemukan sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di pinggir pantai. Pura inilah yang oleh masyarakat sekitar diberi nama Pura Batu Bolong. Menurut legenda setempat, dahulu kala di pura ini sering diadakan pengorbanan seorang perawan, sebagai sajian makanan untuk Ikan Hiu yang tinggal di pantai. Legenda lain mengatakan, pura ini juga merupakan tempat para wanita menerjunkan dirinya ke laut karena patah hati.

Selain itu, untuk oleh-oleh, wisatawan juga jangan lupa membeli mutiara dan kain tenun dengan berbagai motif dan warna. Mutiara yang telah dirangkai menjadi perhiasan yang indah dan menawan mata ini banyak ditemui di kios-kios pinggir pantai. Namun, jika berkeinginan untuk merangkai sendiri mutiara-mutiara ini, wisatawan bisa membeli butiran mutiara polos. Mutiara polos ini biasanya dijajakan dalam bentuk kalung yang terdiri dari banyak mutiara. Mutiara-mutiara tersebut dapat disusun sendiri sesuai bentuk perhiasan yang diinginkan.

Setelah puas menikmati keindahan alam Pantai Senggigi, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan wisatanya menuju tempat-tempat wisata yang tak jauh dari lokasi pantai, antara lain, tiga Gili (pulau kecil): yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, Pantai Kerandangan, dan Pantai Batu Layar. Batu Layar adalah tempat suci bagi para penganut Islam Wetu Telu di Pulau Lombok (suku Sasak).

Lokasi Pantai Senggigi

Pantai Senggigi terletak di sebelah barat laut Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia.

Akses Menuju Pantai Senggigi


Menuju kawasan Pantai Senggigi cukup mudah, karena telah ada pelabuhan dan bandara di Pulau Lombok. Apabila bertolak dari Pulau Bali, wisatawan dapat berangkat dari Pelabuhan Karang Asem menggunakan kapal feri menuju Senggigi, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit perjalanan. Jarak tempuh ini bisa dipangkas apabila menggunakan pesawat terbang dari Bandara Ngurah Rai Denpasar menuju Bandara Selaparang di Mataram (Ibu Kota NTB), yang hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit saja.

Selain dari Pelabuhan Karang Asem, wisatawan juga dapat berangkat dari Pelabuhan Padang Bay di Bali menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Lembar di Pulau Lombok. Dalam perjalanan, wisatawan akan dimanjakan dengan panorama alam yang indah dan juga munculnya ikan lumba-lumba yang saling berkejaran mengikuti kapal. Perjalanan Padang Bay Lembar dengan kapal feri memakan waktu sekitar 4 jam. Setelah sampai di Pelabuhan Lembar, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Kota Mataram. Dari Kota Mataram, Pantai Senggigi berjarak 11 kilometer dan dapat ditempuh menggunakan taksi dan kendaraan umum lainnya.

Selain jalur laut, wisatawan juga dapat menuju Pantai Senggigi dengan menggunakan jalur penerbangan udara dari kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta. Dengan menggunakan pesawat terbang dari salah satu kota tersebut, wisatawan akan sampai ke Bandara Selaparang, Mataram. Dari bandara ini wisatawan dapat langsung menuju kawasan Pantai Senggigi.

Di sekitar Pantai Senggigi banyak terdapat penginapan yang bisa dijadikan pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari hotel berbintang, resor, hotel melati hingga pemondokan. Beberapa tempat menginap yang dapat dijadikan alternative adalah Holiday Inn, the Oberoi, Sheraton Senggigi, Melati Dua Cottage, Pool Villa Club, Panorama Cottage, dan lain-lain. Selain itu, di kawasan pantai ini juga banyak dijumpai restoran, cafe, bar, pasar terbuka, deretan warung suvenir dan cenderamata, mushola, toilet umum, lahan parkir, dan lain-lain. Pantai senggigi adalah pantai indonesia yang memang layak untuk dijadikan tempat wisata pantai.
Readmore → Tempat Wisata Pantai Di Lombok

Friday, September 28, 2018

Usaha Budidaya Tanaman Jambu Air

Membudidayakan Tanaman Jambu Air

Jambu air kalau di daerah pedesaan sangat banyak dijumpai. Rasa yang segar dari jambu air karena banyak mengandung air. Budidaya Buah Jambu Air jika dilakukan dengan benar akan menambah kesejahteraan petani. Jambu air berasal dari daerah Indo Cina dan Indonesia, tersebar ke Malaysia dan pulau-pulau di Pasifik. Selama ini masih terkonsentrasi sebagai tanaman pekarangan untuk konsumsi keluarga. Buah Jambu air tidak hanya sekedar manis menyegarkan, tetapi memiliki keragaman dalam penampilan. Jambu air (Eugenia aquea Burm) dikategorikan salah satu jenis buah-buahan potensial yang belum banyak disentuh pembudidaya-nya untuk tujuan komersial. Sifatnya yang mudah busuk menjadi masalah penting yang perlu dipecahkan. Buahnya dapat dikatakan tidak berkulit, sehingga rusak fisik sedikit saja pada buah akan mempercepat busuk buah.

Sistematika tanaman jambu air adalah sebagai berikut:
Kingdom        : Plantarum
Sub Kingdom : Kormophyta
Super Divisio : Kormophyta biji
Divisio           : Spermatophyta
Sub Divisio    : Angiospermae
Classis           : Dycotyledoneae
Ordo               : Myrtales
Familia           : Myrtaceae
Genus              : Syzygium
Species            : Eugenia aquea

Selain itu juga terdapat 2 jenis jambu air yang banyak ditanam, tetapi keduanya tidak begitu menyolok perbedaannya. Kedua jenis tersebut adalah Syzygium quaeum (jambu air kecil) dan Syzygium samarangense (jambu air besar). Varietas jambu air besar yakni: jambu Semarang, Madura, Lilin (super manis), Apel dan Cincalo (merah dan hijau serta putih) dan Jenis-jenis jambu air lainnya adalah: Camplong (Bangkalan), Kancing, Mawar (jambu Keraton), Sukaluyu, Baron, Kaget, Rujak, Neem, Lonceng (super lebat), dan Manalagi (tanpa biji). Sedangkan varietas yang paling komersil adalah Cincalo dan Semarang, yang masing-masing terdiri dari 2 macam (merah dan putih).

Manfaat Tanaman Jambu Air

Pada umumnya jambu air dimakan segar, tetapi dapat juga dibuat puree, sirop, jeli, jam/berbentuk awetan lainnya. Selain sebagai “buah meja” jambu air juga telah menjadi santapan canggih dengan dibuat salada dan fruit coctail. Kandungan kimia yang penting dari jambu air adalah gula dan vitamin C. Buah jambu air masak yang manis rasanya, selain disajikan sebagai buah meja juga untuk rujak dan asinan. Kadang-kadang kulit batangnya dapat digunakan sebagai obat.

Sentra Penanaman Jambu Air

Menurut data statistik dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Jawa Barat, Kabupaten Karawang, Tangerang, Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Cirebon, Subang dan Bekasi termasuk 10 besar sentra penanaman pohon jambu. Jambu air Cincalo merah banyak terdapat di Karawang dan terkenal dengan jambu Bolang yang bila matang benar berwarna merah tua kebiruan dengan rasa manis-asam segar sedangkan Jambu air Semarang (merah dan putih) banyak terdapat di Indramayu.

Iklim Yang Cocok Untuk Budidaya Jambu Air

Angin sangat berperan dalam pembudidayaan jambu air. Angin berfungsi dalam membantu penyerbukan pada bunga. Tanaman jambu air akan tumbuh baik di daerah yang curah hujannya rendah/kering sekitar 500–3.000 mm/tahun dan musim kemarau lebih dari 4 bulan. dengan kondisi tersebut, maka jambu air akan memberikan kualitas buah yang baik dengan rasa lebih manis. Cahaya matahari berpengaruh terhadap kualitas buah yang akan dihasilkan. Intensitas cahaya matahari yang ideal dalam pertumbuhan jambu air adalah 40–80 %. Suhu yang cocok untuk pertumbuhan tanaman jambu air adalah 18-28 derajat C. Kelembaban udara antara 50-80 %.


Tanah yang cocok bagi tanaman jambu air adalah tanah subur, gembur, banyak mengandung bahan organik. Derajat keasaman tanah (pH) yang cocok sebagai media tanam jambu air adalah 5,5–7,5.

Kedalaman kandungan air yang ideal untuk tempat budidaya jambu air adalah 0- 50 cm; 50-150 cm dan 150-200 cm. Tanaman jambu air sangat cocok tumbuh pada tanah datar.

Ketinggian Tempat

Tanaman jambu air mempunyai daya adaptasi yang cukup besar di lingkungan tropis dari dataran rendah sampai tinggi yang mencapai 1.000 m dpl.

Pembibitan Jambu Air

Biji berasal dari varietas unggul, berumur lebih dari 15 tahun, produktif dan produksi stabil. Biji berasal dari buah masak pohon, yang besarnya normal dan mulus. Biji di keringkan selama 1-3 hari pada tempat teduh. Biji-biji yang memenuhi syarat adalah berukuran relatif besar, ukuran seragam, bernas dan tidak cacat, dianjurkan dalam menggunakan bibit jambu air hasil cangkokan/okulasi. Selain lebih mudah dilakukan, cara ini lebih cepat menghasilkan buah.


a. Bibit Enten (Grafting)

Model sambungan yang terbaik adalah sambungan celah. Batang bawah berasal dari bibit hasil perbanyakan dengan biji yang berumur 10 tahun, sedangkan pucuk berasal dari pohon induk unggul. Setelah disambung bibit dipelihara selama 2-3 bulan

b. Bibit Cangkok

Cabang yang akan di cangkok berada pada tanaman yang unggul dan produktif. Cabang yang dipilih tidak terlalu tua atau muda, berwarna hijau keabu-abuan atau kecoklat-coklatan dengan diameter sedikitnya 1.5 cm. Setelah 2-2.5 bulan (sudah berakar), bibit segera dipotong dan ditanam di polibag dengan media campuran : pupuk kandang 1 : 1. Bibit dipelihara selama 1 bulan.


Persemaian dapat dilakukan di dalam bedengan atau di polibag.

a) Bedengan

Olah tanah sedalam 30-40 cm dengan cangkul kemudian keringkan selama 15-30 hari.

Buat bedengan dengan lebar 100-120 cm, tinggi 30-40 cm, panjang sesuai lahan dan jarak antar bedengan 60 cm. Campurkan 2 kg/m 2 pupuk kandang dengan tanah bedengan.

Buat sungkup bedengan berbentuk setengah lingkaran dengan tinggi pusat lingkaran minimal 50 cm. Naungi sungkup dengan plastik bening.

b) Polybag

  • Lubangi dasar polybag diameter 10-15 cm.
  • Isi polibag dengan media berupa campuran tanah, pupuk kandang (2 : 1).
  • Simpan polybag di dalam sungkup.
Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian

Pemeliharaan pembibitan dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Penyiraman dilakukan 1-2 kali sehari, terutama jika kemarau. Penyiangan dilakukan sesuai dengan pertumbuhan gulma. Pemupukan setiap 3 bulan dengan urea, SP-36 dan KCl (2:1) sebanyak 50-100 gram/m 2 atau 4 gram/polibag. Penyemprotan pestisida dengan konsentrasi 30-50% dari dosis anjuran. Membuka sungkup jika cuaca cerah secara berangsur-angsur agar tanaman dapat beradaptasi dengan lingkungan kebun.

Pemindahan Bibit

Bibit dibe dengan dipindahkan ke polybag setelah berumur 6 bulan. Pindah tanam ke lapangan dilakukan setelah bibit berumur 10-12 bulan di persemaian. 



Calon tempat tumbuh tanaman jambu air harus dibersihkan dahulu dari berbagai pengganggu seperti: rerumputan, semak/onak dan binatang. Lahan hanya diolah di lubang tanam serta dilaksanakan 15-30 m hari sebelum tanam. Jarak tanam jambu air adalah 8 x 8 m dengan lubang tanam berukuran 60 x 60 x 60 cm.

Tanah yang akan dipergunakan untuk Tanaman jambu air dikerjakan semua secara bersama, tanaman pengganggu seperti semak-semak dan rerumputan dibuang, begitu juga dengan benda-benda keras disingkirkan kemudian tanah dibajak atau di cangkul sampai dalam, dengan mempertimbangkan bibit yang akan ditanam. Bila bibit berasal dari cangkokan pengolahan tanah tidak perlu terlalu dalam tetapi bila hasil okulasi perlu pengolahan yang cukup dalam. Kemudian dibuatkan saluran air selebar 1 m dan kedalam disesuaikan dengan kedalaman air tanah, guna mengatasi sistem pembuangan air yang kurang lancar. Tanah yang kurus dan kurang humus/tanah cukup liat diberikan pupuk hijau yang dibuat dengan cara mengubur ranting-ranting dan dedaunan, dengan kondisi seperti ini dibiarkan selama kurang lebih 1 tahun kemudian dilanjutkan pembuatan bedengan sesuai dengan kebutuhan.

Pengapuran tanah sebaiknya dilakukan 1 atau 2 bulan menjelang hujan.

Sebelum penanaman kedalam lubang tanam perlu dimasukkan pupuk kandang sekitar 1 blek minyak tanah. Jika perlu ditambah 2 genggam pupuk NPK. Setelah itu perlu diberi pelindung. 


Penanaman jambu air dapat dilakukan di pot/di kebun, Jika yang digunakan adalah bibit cangkokan maka penanaman batang lebih dalam agar pohon bisa tumbuh secara kuat.

  1. Penentuan Pola Tanam Jambu Air. Bibit jambu air dikebun dapat ditanam dengan pola tanam/jarak tanam 8 x 8 m.
  2. Pembuatan Lubang Tanam Jambu Air. Lubang tanam sebaiknya dibuat pada akhir musim kemarau/menjelang musim hujan, agar pada saat mendekati musim hujan, tanaman sudah berdiri. dengan demikian tanaman baru (pada musim hujan) tidak perlu disiram 2 kali sehari. 
Penyiapan lubang tanaman terdiri dari: 
Mula-mula tanah digali di tempat yang sudah ditentukan;
ukuran lubang ukuran lubang: panjang x lebar x dalam = 60 x 60 x 60 cm. atau panjang x lebar x dalam = 1 x 1 x 0,5 m.


Bibit jambu air ditanam ke dalam lubang tanam berukuran 60 x 60 x 60 cm. Perlu memperhatikan kedalaman penanaman dan waktu penanaman sebaiknya dilaksanakan persis pada awal musim hujan dan pada sore hari.

Pemeliharaan Tanaman

1) Penjarangan dan Penyulaman Tanaman Jambu Air

Penyulaman dilakukan sebelum tanaman berumur 1 bulan. Bibit yang tidak tumbuh diganti dengan bibit baru yang ditanam pada lubang tanam yang sama.

2) Penyiangan Tanaman Jambu Air

Penyiangan dilakukan dengan maksud menyuburkan tanah, membuang rumput liar/tanaman liar (kalau ada) atau binatang yang mendekap diantara tanah. dengan penyiangan dapat memeriksa keadaan lapisan tanah.

3) Pemupukan Tanaman Jambu Air

Pemupukan jambu air dapat diberikan sebelum berbuah dan sesudah berbuah, sebaiknya setelah dilakukan penyiangan.

a) Tanaman belum berbuah
  • Pupuk kandang diberikan sekali gus pada awal musim hujan.
  • Pupuk urea diberikan 1/3 bersamaan dengan pupuk kandang.
  • 2 minggu setelah itu, sisa urea diberikan bersamaan dengan TSP dan KCl.
b) Tanaman sudah berbuah

Pupuk kandang diberikan sekaligus pada awal musim hujan.

Pupuk urea 2/3, TSP 1/2, KCl 1/3 diberikan pada saat tanaman belum berbunga (bersamaan dengan pemberian pupuk kandang dan saat hujan pertama mulai turun).

Sisa pupuk diberikan setelah buah membesar (umur buah sekitar 1-2 bulan sejak berbunga dan ukuran buah ± sebesar telur puyuh). Cara pemberian pupuk tersebut sebaiknya dibenam dalam Rorak (got) sedalam 20-30 cm mengelilingi tajuk pohon. Dosis pupuk bagi pohon jambu air umur =15 tahun. Pupuk kandang: maksimal 30 kaleng minyak tanah. Pupuk Urea, pupuk TSP, pupuk KCl (masing-masing) : 2500 gram. Kenaikan takaran pupuk tersebut setiap tahun setelah jambu air berumur =10 tahun ialah: Pupuk kandang: 2 kaleng minyak tanah. Pupuk Urea: 100 gram. Pupuk TSP: 50 gram. Pupuk KCl: 50-100 gram.

4) Pengairan dan Penyiraman Tanaman Jambu Air

Tanaman jambu air yang hidup pada tanah dengan kedalaman air tanah 150-200 cm, pada musim kemarau sangat memerlukan penyiraman, agar tanah tetap lembab. Ketika masih muda, selama 2 minggu pertama tanaman muda perlu diairi 1-2 kali sehari. Jika sudah cukup besar dan perakarannya dalam, tanaman disirami 10-12 kali sebulan.

5) Waktu Penyemprotan Pestisida

Penyemprotan dilakukan secara teratur 1-2 kali seminggu. Awal penyemprotan dilakukan saat buah jambu air sebesar telur puyuh (umur ± 1-2 bulan sejak berbunga). Akhir penyemprotan dilakukan saat buah jambu air akan dipetik (sebulan sebelum dipetik dan warna buah sudah berubah) atau sampai gejala serangannya hilang. Ketika hendak melakukan penyemprotan pestisida, atau pupuk daun/hormon, kita harus memperhatikan cuaca waktu itu. Kalau langit mendung dan kemungkinannya akan turun hujan, sebaiknya penyemprotan ditunda dulu.

6) Pemeliharaan Lain

Pemangkasan dilakukan dengan tujuan untuk membentuk pohon, pemeliharaan dan peremajaan. Membentuk pohon: dilakukan setelah mencapai ketinggian 2 meter, dengan ketinggian 1,35-1,5 m dari permukaan tanah dan bagian yang dipangkas adalah cabang/tunas. untuk pemeliharaan: dilakukan setiap saat kecuali ketika tanaman sedang berbunga, bagian yang ditanam adalah dahan-dahan yang tua, yang mati kering, luka serta tidak sempurna. untuk peremajaan: memangkas seluruh bagian tanaman yang sudah kelewat tua, tidak berproduksi atau diserang hama. 

Hama Jambu Air

1) Ulat kupu-kupu gajah
Ciri: panjang 12 cm, warna hijau muda kebiru-biruan, bertubuh gemuk dan lunak, tertutup lapisan lilin keputih-putihan. Telur-telurnya ditaruh di tepi daun, 2-3 butir bersama-sama, warna merah muda. Kepompong berada di antara beberapa daun atau di sebelah bawah daun. Ulat-ulat tersebut sangat rakus memakan daun.
Pengendalian: dengan cara mengumpulkan telur, ulat, dan kepompong untuk dimusnahkan.

2) Kutu perisai hijau
Ciri: panjang kutu 3-5 mm, warna hijau (kadang agak kemerahan). Melekat pada bagian-bagian pohon yang hijau dan di bagian bawah daun. Menyebabkan terjadinya cendawan hitam seperti jelaga.
Pengendalian: cara alami dimakan oleh beberapa macam kepik (merah tua, panjang 5 mm dan biru panjang 6 mm) dan ulat (warna merah muda, panjang 13 mm). Kutu ini di musim penghujan bisa musnah oleh serangan beberapa macam cendawan.

3) Keluang dan codot
Pengendalian: buah-buahan yang hampir tua dibungkus kantong kertas/kain-kain bekas.

4) Pasilan atau benalu
Pengendalian: dibuang dan dibersihkan.

5) Lalat buah (dacus pedestris)
Buah dandaun yang terserang oleh ulat ini. Lalat ini meletakkan telurnya pada daging buah, sehingga setelah menetas larvanya memakan buah jambu air.
Pengendalian: dengan insektisida Diazinon atau Bayrusil yang disemprotkan ke pohon, daun dan buah yang masih pentil dengan dosis sesuai anjuran.

6) Penggerek batang
Pengendalian: dengan cara menyumbatkan kapas yang telah direndam insektisida Diazinon atau Bayrusil kedalam lubang batang yang digerek.

Ulat penggulung/pemakan daun
Penyakit Jambu Air
1) Gangguan pada akar
Pemupukan yang kurang hati-hati pada jambu air yang sedang berbuah dapat menyebabkan akar tanaman luka, maka bunga atau buah jambu air bisa rontok. Semua ini terjadi karena tanaman tidak mendapat suplai air dan zat makanan sebagaimana mestinya akibat rusaknya akar tersebut. Selain itu tanah yang berlebihan supali air juga dapat merontokkan bunga/buah, sebab sebab air yang menggenang membuat akar susah bernafas dan mengundang cendawan yang bisa membusukkan akar.

2) Gangguan pada buah
Penyebab: ulat (lalat) buah dan sejenis cendawan yang mengakibatkan buah rontok, busuk. Serangga ini langsung menyerang buah dengan ciri noda berwarna kecoklatan atau kehitaman pada permukaan buah. Pengendalian: (1) cara membungkus buah sewaktu masih dipohon (2) dengan penyemprotan insektisida thioda (2-3 cc/liter air) dan fungisida dithane (3 cc/liter air). [Hama dan Penyakit Tanaman Jambu Air]

Panen

Tanaman jambu air dapat berbuah setelah berumur 3-4 tahun, berbunga sebanyak 2 kali dalam setahun (Juli dan September) dan buahnya masak pada Agustus dan Nopember. Ciri-ciri buah yang dapat dipanen dinilai dari tingkat kematangan berdasarkan warna kulit buah, yaitu hijau muda, hijau tua, hijau sedikit merah hijau-merah dan merah hijau. Keadaan fisik buah juga menjadi kriteria dalam panen yaitu semakin terlihat matang buah yang nampak, maka semakin merah warna kulitnya dan makin besar pula ukuran fisiknya.

Buah dipetik dari rangkaianya dengan hati hati jangan sampai rusak, apalagi jatuh. Masa berbuah jambu air bisa lebih dari 1 kali dalam setahun, tergantung pada keadaan lingkungan.

Prakiraan Produksi Jambu Air

Buah jambu air jenis merah–hijau dapat dipanen bila warna merah pada buah jambu lebih banyak dari pada warna hijaunya, Pada saat tersebut nisbah PT/asam dan Vitamin C-nya masing-masing adalah 80,8 dan 48 kg/100 gram

Buah hasil panen dikumpulkan dimasukan kedalam keranjang plastik dan disimpan sementara di ruangan yang sejuk. Buah dari jenis yang berbeda tidak disatukan dengan jenis yang lain. Pisahkan buah yang cacat dari yang baik, kemudian klasifikasikan buah berdasarkan ukurannya. Buah dicuci bersih dengan air mengalir atau dialiri air kemudian ditiriskan di rak pengeringan. Buah yang telah dikemas disimpan di daerah yang teduh kering dan sejuk. Buah dikemas dalam keranjang plastik dan disusun rapi agar tidak berpindah tempat selama dalam pengangkutan. Sebaiknya buah disimpan dalam cold storage jika tidak langsung diangkut ke pasar.
Readmore → Usaha Budidaya Tanaman Jambu Air

Monday, September 10, 2018

Heni Sri Sundani "MENEMBUS MIMPI MELALUI PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN"

Kisah Inspirasi. Dari sekian banyak orang yang berani bermimpi, perempuan muda ini salah satu insan yang berani mewujudkannya. Bahkan kini ia membagi hidupnya agar anak-anak petani dan TKI di desa berani melihat dunia melalui pendidikan.

Saya yakin Tuhan punya alasan mengapa saya yang menjadi sarjana pertama dari kampung kami," kata Heni Sri Sundani (31) ketika Intisari mengunjungi kediamannya di Caringin, Bogor. Ya, sebuah kampung kecil bernama Desa Beber, empat jam perjalanan dari Ciamis. Kampung tempat Heni dan neneknya yang dipanggil Emak tinggal bersama. Hari demi hari menyambung kehidupan dengan berjualan kayu bakar. 
Bagi Heni dan warga kampungnya, pendidikan di sekolah adalah barang mewah yang untuk mendapatkannya butuh perjuangan. Dan lagi, di kampungnya, anak-anak tidak diarahkan untuk sekolah, tetapi menikah. Sebagian anak tidak sekolah karena harus membantu orangtuanya di ladang.

"Teman-teman saya yang berusia 15 tahun bahkan sudah jadi janda dua kali, sebagian lagi sudah memiliki banyak anak di usia sangat belia," kata Heni prihatin. 

Fenomena ini yang membuat Heni merenung, mengapa orang-orang di kampungnya berpikiran seperti itu. Hingga pada suatu waktu ia menyadari bahwa keadaan itu terjadi gara-gara kebanyakan dari mereka tidak sekolah.

"Aku takut jadi seperti ibu, nenek, dan teman-teman yang hidupnya sama sekali tidak berubah karena tidak sekolah," lanjut perempuan yang aktif berkeliling Indonesia dalam pembinaan kelompok perempuan TKI. Inilah yang membulatkan tekadnya untuk mengejar pendidikan bagaimanapun caranya.

Ketika ia menceritakan keinginannya kepada orang-orang, mereka sangsi. Bagaimana mau sekolah tinggi kalau makan saja tak punya uang. Bagi mereka, orang kampung yang miskin tidak pantas untuk sekolah tinggi dan memiliki cita-cita.

Semua itu tidak melunturkan keinginan Heni kecil untuk terus sekolah. Ia tahu, jalan utama untuk meraih cita-citanya menjadi guru dan mengubah hidupnya adalah dengan tetap sekolah.

"Ketika SD, berangkat ke sekolah harus pagi-pagi buta, sebab harus berjalan kaki selama satu jam dari rumah. Saat SMP bahkan dua jam," kenang Heni memulai kisahnya. Perjuangan ini diteruskan Heni, karena ia cinta belajar dan memiliki cita-cita.

"Saya tidak punya uang untuk jajan seperti anak-anak lainnya, akhirnyawaktu istirahat dipakai untuk membaca di gudang bekas perpustakaan," kata Heni. Pengalaman membaca ini yang kemudian membuka cakrawala berpikir Heni menjadi lebih maju dibanding anak-anak lain seusianya.

Untuk melanjutkan sekolah ke SMP saja sudah ngos-ngosan, raampukah ke jenjang yang lebih tinggi? Berbekal tekad dan nekat, Heni berhasil melanjutkan pendidikan SMK Akuntansi sembari mencari uang untuk membiayai sendiri sekolah-nya. Mulai dari berjualan, jasa ketik, dll. Semua dilakoninya untuk bisa menyelesaikan pendidikan.

Tetapi kemudian jalan buntu untuk mencapai cita-cita mengadang di depan mata. Biaya tak ada, tidak mungkin bisa lanjut ke perguruan tinggi. Sedangkan untuk menjadi guru, profesi yang dicita-citakan Heni, ia harus menjadi sarjana. "Akhirnya saya mengambil keputusan menjadi TKI dengan prinsip pergi jadi TKI, pulang harus jadi sarjana," tegasnya.

Diejek majikan

Demi mengumpulkan dana untuk kuliah dan meraih cita-cita, Heni bekerja sebagai baby sitter keluarga Chan, di Tin Shui Wai.Hong Kong. Walau sempat ditentang ibu dan neneknya, Heni kekeuh. Suatu hari, setelah setahun bekerja, Heni mendapat informasi mengenai perkuliahan jarak jauh melalui iklan di surat kabar. Ia segera mendaftar dan menjadi mahasiswa dengan uang yang sudah terkumpul sedikit.

Bekerja menjadi TKI di negeri orang sekaligus juga menjadi mahasiswa sangat tidak mudah untuk dijalani. Apalagi ia melakukannya diam-diam tanpa sepengetahuan majikan.
"Suatu kali aku kepergok majikan sedang membaca koran di sela waktu istirahat, majikan mengejek dengan perkataan yang menyakitkan hati," katanya berkaca-kaca. Majikannya menilai seorang pembantu tidak perlu membaca buku, yang penting harus bekerja dengan baik.

Tanpa sepengetahuan majikan, ia menghabiskan waktu libur dengan kuliah dan belajar di perpustakaan umum di Hong Kong. Kebiasaan membaca membuatnya lihai menulis.

Ia mulai mengirimkan tulisan-tulisannya ke koran, majalah, atau tabloid berbahasa Indonesia di Hong Kong. Honor menulis itu dijadikan biaya tambahan untuk kuliah. Termasuk juga untuk membeli buku. Kecintaannya pada buku membuatnya memiliki lebih dari 3.000 koleksi buku selama enam tahun di Hong Kong.

Heni juga aktif berorganisasi di sela-sela kesibukannya bekerja. Dari organisasi dan banyak membaca itu akhirnya ia tahu bahwa majikannya sudah memperdayanya. Ia dibohongi soal penggajian dan kon-trak kerja. Ini yang membuatnya tergerak untuk mengedukasi sesama TKI mengenai kontrak kerja dan hak-hak TKI.

Lebih lega lagi ketika ia bekerja di majikan yang kedua, majikan yang sangat baik dan mendukung kuliahnya. Tadinya ia menerima pendidikan diploma, tahun 2011 ia melanjutkan kuliah di Saint Mary's University Hong Kong, jurusan Bisnis Manajemen Wirausaha. Dukungan majikan yang sangat baik dan toleran membuat Heni dapat belajar dan sangat produktif menulis. Tulisan-tulisannya dipublikasikan dalam buku dan media Hong Kong.

Pencapaian Heni ini tidak membuatnya lupa diri. Ia juga ingin membagi ilmunya pada sesama TKI di Hong Kong. "Saya mengajari teman-teman TKI pelajaran paket kesetaraan, bahasa asing, dan komputer," tuturnya. Ia juga rutin membawa buku-bukunya di perkumpulan TKI untuk dipelajari bersama.

"Saya rindu teman-teman TKI berubah pandangannya setelah membaca buku, lalu menyerap budayabaik dari orang-orang sukses di Hong Kong," ujar Heni. Ia pun mendorong sahabat-sahabat sejawat di sana agar jangan puas hanya menjadi TKI seumur hidup. Sebab bagi Heni, semua orangber-hak memiliki impian untuk diraih.

Sarjana pulang kampung

"Mak, Alhamdulillah Neng sudah jadi sarjana, hari ini Neng di wisuda, terima kasih untuk doanya," kata Heni menelepon neneknya yang dipanggi Emak itu. Ia bahagia kini cita-citanya menjadi sarjana sudah tercapai. Sungguh iaberharap hal ini juga membahagiakan keluarganya. "Sarjana itu apa Neng? suara perempuan tua berbahasa Sunda menjawab di ujung telepon.

Heni tak kuasa membendung air matanya, kemudian menjelaskan pada nenek yang merawatnya sejak kecil itu, bahwa sarjana itu seperti insinyur atau guru. Maklum, nenek Heni hanya mengenal kata guru dan insinyur. Mendengar penjelasan Heni, terdengar isakan tangis di ujung telepon. Neneknya terharu mendapati cucunya akhirnya berhasil meraih cita-cita yang sering diucapkannya sejak kecil.

"Pada saat itu Emak menanyakan kapan saya pulang dan menjadi guru untuk anak-anak di kampung, pertanyaan itu membuatku mantap untuk kembali ke kampung," katanya. Walaupun lapangan pekerjaan dan karier cemerlang lebih terbuka di Hong Kong, istri dari Aditia ini tak melupakan tujuannya sejak awal: menjadi sarjana dan guru.

Ketika pulang, tak ada yang ber-ubah di kampung Heni, semuanya masih sama. Yang berubah adalah semua orang di sana bertambah usia, tetapi hidupnya tidak berubah menjadi lebih baik.
"Saya membuka perpustakaan di rumah orangtua berbekal buku-buku yang saya punya," katanya. Tujuannya agar anak-anak buruh tani dapat belajar membaca di situ. Rumah Heni dijadikan tempat belajar, mengerjakan PR, bermain, dan belajar komputer gratis.

Anak petani cerdas

"Suatu kali ketika membesuk keluarga dari bibi yang bantu-bantu di rumah, saya dan suami tertegun melihat keadaan warga di perkam-pungan di sekitar perumahan," kata Heni menceritakan awal mula peng-abdiannya pada masyarakat perkam-pungan. Setelah menikah Heni memang tinggal di Bogor. Ia menjadi guru di sebuah sekolah swasta.

Heni bercerita, sebagian besar warga kampung hidup tidak layak. Rata-rata warga bekerja sebagai asisten rumah tangga, sebagian lagi buruh tani dan buruh kasar dengan upah murah. Lingkungan mereka tak terawat sehingga banyak anak sakit kulit. "Mereka bahkan tinggal di rumah kecil yang dihuni oleh dua hingga tiga keluarga," kata Heni prihatin.

Anak-anak kampung yang kebanyakan tidak bersekolah itu mengingatkan Heni pada kisah masa kecilnya. Inilah yang membikin hatinya terenyuh. Setelah berdis-kusi dengan suaminya, mereka memutuskan untuk melakukan sesuatu bagi anak-anak buruh tani miskin di kampung Sasak. Uang mereka tak punya, namun ilmu ada. Mereka memutuskan untuk berbagi ilmu dengan mengajar anak-anak warga kampung.

Dimulailah petualangan bam itu. Anak-anak petani berkumpul di rumah mereka yang kecil untuk belajar bersama. Yang tadinya muridnya hanya 15 orang dari warga kampung Sasak, seiring waktu bertambah banyak hingga rumah kecil mereka tidak cukup menampung.

Hingga akhirnya seorang ustaz mengizinkan mereka untuk memakai gedung musala di kawasan perumahan untuk belajar. Setiap pekan, Heni dan suaminya mengajar sekitar 100 anak dari beberapa kampung di sekitar kampung Sasak.

"Kami menerapkan metode fun learning by doing, anak-anak diajak belajar dan bermain sehingga anak-anak sadar akan pentingnya pendidikan," ungkap Heni. Dengan berbekal kurikulum sederhana, gerakan yang dinamai Anak Petani Cerdasini mengusungtigapelajar-an utama. Yakni, kemampuan linguistik, literasi, dan logika. Anak-anak juga diajarkan keterampilan komputer, pertanian, peternakan, perkebunan, dan bahasa daerah.

Tak lupa pula, pendidikan karakter untuk anak-anak petani itu.

"Mereka harus tahu bahwa senjata paling ampuh memutus rantai kemiskinan adalah pendi-dikan," ucap Heni. Perjuangan Heni tidak sia-sia, komunitas kecil yang tadinya dibangun berdua kini berkembang dari berbagai sisi.

Tidak hanya fokus memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak petani, gerakan juga berkembang dalam program pemberdayaan ekonomi, kesehatan, dan sosial. Sehingga fokus pengabdian ke-luarga Heni semakin luas pada warga yang sangat miskin.

Kini, bersama Empowering Indonesia Movement Foundation disingkat EmpowerIN Foundation, Heni fokus meng-abdikan diri dalam pendidikan anak-anak dari kampung. Tak cukup hanya anak petani, juga anak-anak dari keluarga miskin lainnya. Tidak hanya kampung Sasak yang menerima manfaatnya, tetapi gerakan ini berkembang di 18 kampung. Lebih dari 3.000 anak diberikan pendampingan dan 500 di antaranya mendapatkan bea-siswa pendidikan.

Lebih hebat lagi, kegiatan yang tadinya hanya diprakarsai dua orang, kini menjadi gerakan nasional bahkan internasional. "Sampai tahun ini penerima manfaat yayasan kami lebih dari 150 ribu orang di seluruh Indonesia dan donatur kami tersebar dari lima benua," tutur Heni bersyukur.

Relawan-relawan datang bergantian memberikan daya dan dana mereka. Heni banyak membagikan kegiatan dan kondisi masyarakat yang dilayani di media sosial. Ini pula yang membuat gerakan kebaik-an ini menular ke banyak orang.

Kini Heni bersama seluruh rela-wan dan tim yang terlibat dapat melakukan lebih banyak aktivitas untuk menolong masyarakat. Pro-gram-program yayasan fokus pada peningkatan kualitas hidup mereka.

Warga yang sakit didampingi pengobatannya, sanitasi desa dibe-nahi, rumah yang rusak diperbaiki, instalasi air bersih dan sumur bor diupayakan pada warga yang kesulitan air bersih, serta memberi modal usaha pada kelompok tani. Tidak hanya itu, pemuda-pemuda dibimbing berwirausaha.

Menyoroti hidupnya yang ber-ubah seratus delapan puluh derajat, Heni mengaku sangat bersyukur. 
Ia pernah merasa dirinya sangat tidak beruntung, namun kini semus itu berbalik menjadi rasa syukur. "Kini saya tahu alasannya mengapa saya menjadi sarjana pertama di kampung, tentu agar saya bisa melakukan perubahan di sana dan juga di Indonesia," katanya tersenyum.

Memberi pelayanan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat secara gratis di banyak kampung di Indonesia adalah buah kehidupan Heni. Buah-buah yang bisa dirasakan oleh banyak orang dan juga Heni sendiri.

" Perasaan bahagia saat mem-bantu orang lain dan berbuat ke-baikan itu membuat saya kecan-duan, hidup yang terbatas ini pun terasa lebih berarti," ucapnya semringah.
Readmore → Heni Sri Sundani "MENEMBUS MIMPI MELALUI PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN"