Thursday, August 2, 2018

Pakan Alami dan Pakan Buatan Untuk Budidaya Ikan Konsumsi, Istilah-istilah dalam Pakan

Pakan Alami dan Pakan Buatan Untuk Budidaya Ikan  Konsumi, Istilah-istilah dalam Pakan. Secara sederhana, pakan ikan dapat diartikan sebagai bahan makanan atau asupan yang diberikan kepada hewan ternak atau peliharaan lain semisal ikan konsumsi. Sehingga pakan merupakan sumber energi dan materi bagi pertumbuhan dan kehidupan makhluk hidup (termasuk ikan konsumsi).

1. Pakan Alami. 
Pakan alami merupakan pakan yang telah tersedia dari alam. Dengan pakan alami, ikan mempunyai kesempatan untuk memilih jenis pakannya. Oleh sebab itu, pakan yang berasal dari alam selalu sesuai dengan selera ikan. Pakan alami ini merupakan salah satu pakan yang terbaik untuk usaha budidaya ikan pada fase tertentu, terutama fase pembenihan dan pendederan.

Diantara pakan alami yaitu, cacing; ikan hidup; invertebrata akuatik, seperti daphia atau artemia; larva serangga seperti bloodworm, jentik nyamuk, infusoria, dan rotifera.

Kelebihan : banyak mengandung serat yang baik untuk pencernaan ikan dan membantu ukan untuk memasuki kondisi kawin.

Kekurangan : bersifat musiman sehingga pada saat tertentu akan sulit diperoleh, dan dapat membawa hama serta penyakit.

2. Pakan Buatan

Pakan buatan merupakan pakan yang diolah dengan formulasi tertentu, baik nabati maupun hewani berdasarkan pertimbangan pembuatannya. Pakan buatan biasanya dikeluarkan dari pabrik dan dijual secara komersial atau bisa juga dibuat sendiri. Dalam lingkungan budidaya, ikan lebih tergantung pada pakan buatan dan tidak punya kesempatan untuk memilih. Bahan nabati yang digunakan antara lain dedak halus, tepung daun, tepung jagung, dan tepung kedelai. Sementara itu bahan hewani yang digunakan seperti tepung tulang, tepung ikan, minyak ikan, dan minyak hati.
Keuntungan penggunaan pakan buatan adalah mudah dalam penyimpanan dan penggunaan serta tersedia secara kontinu. Selain itu, semua elemen-elemen enensial yang diperlukan ikan telah disediakan dengan baik dan tidak ada bahaya pencernaan hama dan penyakit.

Istilah-istilah dalam Pakan 

Artemia : Jenis krustasea tingkat rendah yang memiliki kandungan nutrisi cukup tinggi seperti karbohidrat, lemak, protein, dan asam amino. Biasanya digunakan sebagai pakan alami untuk ikan stadia larva.

Bloodworm : Disebut juga sebagai cacing darah karena bentuknya menyerupai benang berwarna merah sepanjang 1-2 cm dan biasa dijumpai di perairan-perairan bebas, seperti sungai, situ, kolam, atau danau.

FCR : Feed Convertion Ratio (FCR), artinya konversi pakan menjadi daging atau perbandingan jumlah pakan yang dihabiskan dengan bobot panen yang didapat.

Monokultur : Salah satu teknik budidaya ikan yang hanya memelihara satu jenis ikan pada suatu area lahan.

Nener : Sebutan untuk benih bandeng.

Pelet :Pakan buatan yang dibuat dari berbagai bahan baku pakan seperti bekatul, tepung jagung, tepung ikan, tepung tulang, biji-bijian yang dihaluskan, dan ditambahkan Vitamin dengan komposisi yang telah dihaluskan dan dipadatkan secara mekanis.

Recovery : Masa pemulihan matang gonad atau waktu yang dibutuhkan induk untuk dapat memproduksi telur kembali.

Sampling : Bagian dari metodologi statistika yang berhubungan dengan pengambilan sebagian contoh dari produksi.