Tuesday, September 27, 2016

Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur | Bisnis Telur Ayam Berbuah Jutawan

Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur

Rencana pembuatan usaha budi daya unggas petelur sebaiknya dibuat dalam bentuk proposal usaha. Hal ini dapat menjadi bukti keseriusan berdirinya sebuah usaha. Sebelum mempelajari tentang proposal usaha, cermatilah teks berikut.

Bisnis Telur Ayam Berbuah Jutawan
Melati Fajarwati, warga Pontianak, sukses menjadi jutawan dengan berjualan telur. Omzet per tahun mencapai Rp 4,3 miliar dari pemasaran telur hingga ke Pulau Jawa. Mela, memanfaatkan peluang pasar telur ayam organik, dari jenis ayam Arab atau ayam Balqis. Menurutnya,Kalbar masih mempunyai lahan yang mumpuni untuk membangun usaha peternakan.
Mela, mengawali bisnis ini dengan diadakan oleh Direktorat Perguruan Tinggi Kementerian Pendidikan. Ide didapatkan dari peternakan ayam Balqis milik tetangganya. Kemudia Mela membuat bisnis plan dan mengikutsertakan proposalnya pada lomba kewirausahaan. Dari situlah Mela menjadi pemenang dan mendapatkan modal usaha. Kini Mela mampu menghasilkan lebih dari 4.000 butir telur per hari dengan harga Rp 2.500 per butir. Usaha yang dilakukan oleh Mela ini patut dicontoh oleh wanita-wanita Pontianak, terlebih Kota Pontianak mencanangkan sebagai kota perdagangan dan jasa. Dengan pengetahuan tentang manajemen kewirausahaan, Mela berharap wanita dan generasi muda Indonesia dapat mandiri secara ekonomi dan mampu mengelola usaha.

Setelah membaca teks di atas, wawasan apa yang kamu dapatkan? Mela telah berhasil melihat dan memanfaatkan peluang untuk membudidayakan ayam Arab dan menghasilkan telur dengan harga jual yang tinggi. Keseriusan Mela dibuktikan dengan pembuatan proposal usaha dan mengikuti lomba kewirausahaan. Modal yang didapat sangat membantu Mela untuk membangun dan mengembangkan usaha tersebut.

Kamu juga dapat mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Mela. Sukses di usia muda adalah prestasi yang membanggakan dan bermanfaat.

Selesaikanlah Kegiatan berikut untuk menambah pengetahuan dan wawasanmu tentang proposal usaha budi daya unggas petelur.

Kegiatan 3.5

Judul Kegiatan : Berlatih Mengenali Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur Jenis Kegiatan : Kerja Kelompok

Tujuan Kegiatan : Peserta didik dapat menunjukkan motivasi dan karakteristik wirausahawan budi daya unggas petelur dengan benar.

Langkah-langkah kegiatan sebagai berikut.
  1. Bentuklah kelompok dengan teman sekelasmu berisi 3-4. orang!
  2. Carilah contoh proposal usaha budi daya unggas petelur dari buku, majalah, maupun internet!
  3. Baca dan pahamilah proposal tersebut bersama kelompokmu!
  4. Ajukanlah pertanyaan pada gurumu mengenai proposal usaha yang kamu amati dan akan dijawab oleh guru maupun anggota dari kelompok lain!
  5. Coba dalamilah proposal yang kamu amati dengan membaca buku yang berkaitan dengan materi tersebut!
  6. Identifikasilah proposal dengan mengidektifikasi hal-hal berikut. a. Apakah yang dimaksud dengan proposal usaha? b. Apa saja yang dituliskan dalam proposal usaha? c. Apakah manfaat proposal usaha yang kamu amati?
  7. Pilihlah salah satu anggota kelompokmu untuk menuliskan hasil diskusi dengan rapi di selembar kertas! Kemudian presentasikan hasil kerjamu secara bergiliran di depan kelas!
  8. Gurumu akan menilaimu berdasarkan instrumen berikut ini!
Agar kamu lebih memahami tentang proposal usaha, simaklah materi berikut dengan saksama

1. Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur


Besar maupun kecil perencanaan usaha budi daya unggas harus dihitung dengan teliti Diperlukan manajemen usaha budi daya unggas petelur. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui keuntungan maupun kerugian yang dialami. Manajemen budi daya unggas meliputi permodalan dan pemasaran. Permodalan meliputi modal investasi, biaya perawatan hasil pemasaran hingga untung rugi usaha. Keberhasilan usaha bisa dicapai dengan kemauan dan kemampuan untuk mensukseskan usaha. Langkah pertama untuk mewujudkan ide usaha budi daya unggas adalah pembuatan proposal usaha.

Proposal usaha adalah rancangan kerja guna mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu tujuan. Proposal usaha juga dikenal dengan business plan. Business plan dibuat agar orang lain mengetahui segala sesuatu tentang perusahaan yang kamu dirikan sehingga tertarik untuk bekerja sama.

Kedalaman dan rincian yang dijelaskan pada business plan sesuai dengan luasnya bisnis yang akan dilakukan, skala kecil atau skala besar. Bagi usaha yang akan mengoperasikan sebuah pabrik atau produksi dalam jumlah besar, maka beberapa hal harus dijelaskan dengan rinci. Hal-hal tersebut seperti berikut.
  • Lokasi tempat budi daya.
  • Proses produksi.
  • Masalah bahan baku.
  • Masalah mesin dan perlengkapan.
  • Masalah karyawan atau tenaga kerja terlatih.
  • Masalah tempat, tanah, ruangan yang tersedia saat ini dan gua perluasan di masa mendatang. Berupa aset sewa atau milik pribadi.
  • Hal-hal lain yang menunjang agar pabrik atau budi
  • daya berjalan lancar. (Alma, Buchari.2013: 220)
Adapun sistematika proposal usaha budi daya unggas petelur adalah sebagai berikut.
  1. Halaman depan; Berisikan nama dan alamat usaha budi daya unggas petelur, nama orang yang bertanggungjawab yang dapat dihubungi sewaktu-waktu.
  2. Daftar isi; berisikan letak halaman bahasan dengan nomor yang tepat.
  3. Rangkuman eksekutif; berisikan rangkuman perencanaan usaha budi daya unggas petelur yang sangat menarik perhatian pembaca.
  4. Penjelasan tentang perusahaan; Menjelaskan strategi perusahaan dan tim manajemen yang mengelola usaha budi daya unggas petelur.
  5. Pemasaran; Menyebutkan pasar yang dituju, besar potensi pasar, dan perkiraan target konsumen hasil budi daya unggas petelur di masa mendatang.
  6. Barang dan jasa yang dihasilkan; Menjelaskan kualitas, kuantitas, kegunaan, dan keistimewaan hasil budi daya unggas petelur yang ditawarkan.
  7. Usaha meningkatkan penjualan; Menjelaskan tentang teknik promosi yang akan digunakan, tenaga penjual yang akan disebar diberbagai daerah.
  8. Permodalan; Mengungkapkan rencana permodalan dan proyeksi permodalan, neraca pendahuluan, aliran kas, dan pendapatan.
  9. Apendix; berisikan lampiran berbagai keterangan yang diperlukan untuk melengkapi business plan seperti akta pendirian perusahaan, SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan), sertifikat tanah, dan lain-lain.

2. Membuat Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur


Selain sebagai dasar dan pengarah usaha, proposal usaha akan memberikan dampak positif seperti proses usaha menjadi tertib dan teratur, meningkatkan efisiensi biaya, pekerjaan menjadi efektif, serta sebagai alat evaluasi atau pengawasan. Di samping itu, pembuatan proposal usaha pada umumnya ditujukan untuk pengajuan dana pinjaman, atau pencarian investor. Guna kepentingan tersebut, proposal usaha harus dibuat dengan terperinci, menarik, dan bersifat formal.

Perhatikan urutan isi proposal usaha berikut ini sebagai pedoman pembuatan proposal usaha.

SAYA. latar belakang
Latar belakang pendirian perusahaan, keadaan persaingan, masih terbuka peluang usaha, fasilitas yang dimiliki dan prospek usaha dimasa yang akan datang.
II. Identitas pemilik
Nama pemilik tempat dan tanggal lahir, alamat rumah dan telepon, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan terakhir, kursus-kursus yang pernah diikuti, maupun pengalaman kerja.
III. Data perusahaan
Nama perusahaan, alamat kantor dan nomor telepon, bidang usaha, jenis dan bentuk badan usaha, bank, mulai berdiri, susunan pengurus, visi misi dan tujuan usaha.
IV. Aspek produksi
Lokasi usaha, fasilitas dan peralatan produksi, tenaga kerja, jenis dan jumlah mesin yang digunakan, kapasitas produksi, jumlah produksi rata-rata perbulan, sumber bahan baku, proses produksi, dan struktur biaya produksi. Jika untuk pertokoan maka jelaskan jenis barang yang dijual, sumber barang, cara pembelian.
V. aspek pemasaran
Sistem distribusi, sistem pembayaran dari pembeli, konsumen sasaran, wilayah pemasaran, kondisi pasar, penguasaan pasar, segmentasi pasar, penetapan harga jual, strategi pemasaran, estimasi keuntungan rata-rata dari penjual.
VI. Aspek keuangan
Tahapan pelaksanaan kebutuhan uang rata-rata perbulan untuk bahan baku, bahan penolong, upah gaji, biaya umum, ATK, bunga, pajak, dan lain-lain. Biaya pra investasi, biaya investasi, biaya pemasaran, administrasi, dan umum, sumber pembiayaan dan penggunaan dana, proyeksi laba rugi, proyeksi aliran kas, analisis manfaat keuangan usaha. Jika untuk usaha baru cantumkan modal investasi untuk bangunan, sewa kontrak tempat, pembelian mesin dan perlengkapan. Untuk keperluan modal kerja dijelaskan kebutuhan modal tiap minggu atau tiap bulan. Kemudian lampirkan neraca perusahaan yang menggambarkan rincian jumlah aktiva dan pasivanya. Jelaskan laporan rugi laba dengan mencantumkan jumlah hasil penjualan, harga pokok, harga pembelian, biaya-biaya yang dikeluarkan, bunga bank, pajak dan sebagainya.


Dalam penulisan proposal usaha yang menarik terdapat beberapa faktor yang mendukung. Faktor pendukung pembuatan proposal usaha yang menarik antara lain:
Sebuah.
Ditulis secara jelas dan singkat; Tuliskan proposal secara to the point, jelas, sederhana, dan logis.
b.
Buat argumen yang baik dan kendala yang mungkin muncul; Kumpulkan berbagai fakta terbaik dan argumen yang memperkuat penjelasan.
c. Tunjukkan kepribadian usaha; Tulis proposal dengan jujur dan penuh rasa antusias.
d.
Gunakan gambar secara cerdas; Gunakan gambar yang mendukung dan membantu dalam penyampaian ide serta 'menghidupkan' proposal.
e.
Jangan terlalu menjual; Jangan menuliskan kalimat hiperbola karena dapat membinggungkan pembaca.
f.
Hindari copy paste dan kesalahan pengetikan; Gunakan proposal lain sebagai referensi, dan data yang valid dengan penjelasan yang menarik.
g.
Selalu jaga agar pembaca tetap sadar; Proposal usaha dapat dikatakan sebagai alat pemasaran, agar pembaca terus terfokus pada proposal yang kamu buat.
Demikian uraian tentang Proposal Usaha Budidaya Unggas Petelur. Semoga anda bisa mempraktikannya.