Pulau Sumatera, Asal Muasal Nama Pulau Sumatera, Hasil Bumi Pulau Sumatera, Danau-danau Yang ada Dipulau Sumatera, Daftar Provinsi Sumatera

Pulau Sumatera


Sumatera
Sumatera atau Sumatra adalah pulau keenam terbesar di dunia yang terletak di Indonesia, dengan luas 443.065,8 km2. Penduduk pulau ini sekitar 42.409.510 jiwa (2000). Pulau ini dikenal pula dengan nama lain yaitu Pulau Percha, Andalas, atau Suwarnadwipa (bahasa Sanskerta, berarti "pulau emas"). Kemudian pada Prasasti Padang Roco tahun 1286 dipahatkan swarnnabhūmi dan bhūmi mālayu untuk menyebut pulau ini. Selanjutnya dalam naskah Negarakertagama dari abad ke-14 juga kembali menyebut "Bumi Malayu" (Melayu) untuk pulau ini. Asal nama Sumatera berawal dari keberadaaan Kerajaan Samudera (terletak di pesisir timur Aceh). Diawali dengan kunjungan Ibnu Batutah, petualang asal Maroko ke negeri tersebut di tahun 1345, dia melafalkan kata Samudera menjadi Samatrah, dan kemudian menjadi Sumatra atau Sumatera, selanjutnya nama ini tercantum dalam peta-peta abad ke-16 buatan Portugis, untuk dirujuk pada pulau ini, sehingga kemudian dikenal meluas sampai sekarang. Nama asli Sumatera, sebagaimana tercatat dalam sumber-sumber sejarah dan cerita-cerita rakyat, adalah “Pulau Emas”. 
Istilah pulau ameh (bahasa Minangkabau, berarti pulau emas) kita jumpai dalam cerita Cindur Mata dari Minangkabau. Dalam cerita rakyat Lampung tercantum nama tanoh mas untuk menyebut pulau Sumatera. Seorang musafir dari Cina yang bernama I-tsing (634-713), yang bertahun-tahun menetap di Sriwijaya (Palembang sekarang) pada abad ke-7, menyebut Sumatera dengan nama chin-chou yang berarti “negeri emas”. Dalam berbagai prasasti, Sumatera disebut dengan nama Sansekerta: Suwarnadwipa (“pulau emas”) atau Suwarnabhumi (“tanah emas”). Nama-nama ini sudah dipakai dalam naskah-naskah India sebelum Masehi. 

Asal Muasal Nama Pulau Sumatera


Naskah Buddha yang termasuk paling tua, Kitab Jataka, menceritakan pelaut-pelaut India menyeberangi Teluk Benggala ke Suwarnabhumi. Dalam cerita Ramayana dikisahkan pencarian Dewi Sinta, istri Rama yang diculik Ravana, sampai ke Suwarnadwipa. Para musafir Arab menyebut Sumatera dengan nama Serendib (tepatnya: Suwarandib), transliterasi dari nama Suwarnadwipa. Abu Raihan Al-Biruni, ahli geografi Persia yang mengunjungi Sriwijaya tahun 1030, mengatakan bahwa negeri Sriwijaya terletak di pulau Suwarandib. 

Namun ada juga orang yang mengidentifikasi Serendib dengan Srilangka, yang tidak pernah disebut Suwarnadwipa. Di kalangan bangsa Yunani purba, Sumatera sudah dikenal dengan nama Taprobana. Nama Taprobana Insula telah dipakai oleh Klaudios Ptolemaios, ahli geografi Yunani abad kedua Masehi, tepatnya tahun 165, ketika dia menguraikan daerah Asia Tenggara dalam karyanya Geographike Hyphegesis. 

Ptolemaios menulis bahwa di pulau Taprobana terdapat negeri Barousai. Mungkin sekali negeri yang dimaksudkan adalah Barus di pantai barat Sumatera, yang terkenal sejak zaman purba sebagai penghasil kapur barus. Naskah Yunani tahun 70, Periplous tes Erythras Thalasses, mengungkapkan bahwa aprobana juga dijuluki chryse nesos, yang artinya ‘pulau emas’. Sejak zaman purba para pedagang dari daerah sekitar Laut Tengah sudah mendatangi Nusantara, terutama Sumatera. 

Di samping mencari emas, mereka mencari kemenyan (Styrax sumatrana) dan kapur barus (Dryobalanops aromatica) yang saat itu hanya ada di Sumatera. Sebaliknya, para pedagang Nusantara pun sudah menjajakan komoditi mereka sampai ke Asia Barat dan Afrika Timur, sebagaimana tercantum pada naskah Historia Naturalis karya Plini abad pertama Masehi. Dalam kitab umat Yahudi, Melakim (Raja-raja), fasal 9, diterangkan bahwa Nabi Sulaiman a.s. raja Israil menerima 420 talenta emas dari Hiram, raja Tirus yang menjadi bawahan beliau. Emas itu didapatkan dari negeri Ofir. 

Kitab Al-Qur’an, Surat Al-Anbiya’ 81, menerangkan bahwa kapal-kapal Nabi Sulaiman a.s. berlayar ke “tanah yang Kami berkati atasnya” (al-ardha l-lati barak-Na fiha). Banyak ahli sejarah yang berpendapat bahwa negeri Ophir itu terletak di Sumatera. Perlu dicatat, kota Tirus merupakan pusat pemasaran barang-barang dari Timur Jauh. Ptolemaios pun menulis Geographike Hyphegesis berdasarkan informasi dari seorang pedagang Tirus yang bernama Marinus. Dan banyak petualang Eropa pada abad ke-15 dan ke-16 mencari emas ke Sumatera dengan anggapan bahwa di sanalah letak negeri Ofir Nabi Sulaiman a.s. 

Kata yang pertama kali menyebutkan nama Sumatra berasal dari gelar seorang raja Sriwijaya Haji (raja) Sumatrabhumi ("Raja tanah Sumatra"), berdasarkan berita China ia mengirimkan utusan ke China pada tahun 1017. Pendapat lain menyebutkan nama Sumatera berasal dari nama Samudera, kerajaan di Aceh pada abad ke-13 dan ke-14. Para musafir Eropa sejak abad ke-15 menggunakan nama kerajaan itu untuk menyebut seluruh pulau. Sama halnya dengan pulau Kalimantan yang pernah disebut Borneo, dari nama Brunai, daerah bagian utara pulau itu yang mula-mula didatangi orang Eropa. Demikian pula pulau Lombok tadinya bernama Selaparang, sedangkan Lombok adalah nama daerah di pantai timur pulau Selaparang yang mula-mula disinggahi pelaut Portugis. Peralihan Samudera (nama kerajaan) menjadi Sumatera (nama pulau) menarik untuk ditelusuri. 

Odorico da Pordenone dalam kisah pelayarannya tahun 1318 menyebutkan bahwa dia berlayar ke timur dari Koromandel, India, selama 20 hari, lalu sampai di kerajaan Sumoltra. Ibnu Bathutah bercerita dalam kitab Rihlah ila l-Masyriq (Pengembaraan ke Timur) bahwa pada tahun 1345 dia singgah di kerajaan Samatrah. Pada abad berikutnya, nama negeri atau kerajaan di Aceh itu diambil alih oleh musafir-musafir lain untuk menyebutkan seluruh pulau. Pada tahun 1490 Ibnu Majid membuat peta daerah sekitar Samudera Hindia dan di sana tertulis pulau Samatrah. Peta Ibnu Majid ini disalin oleh Roteiro tahun 1498 dan muncullah nama Camatarra. Peta buatan Amerigo Vespucci tahun 1501 mencantumkan nama Samatara, sedangkan peta Masser tahun 1506 memunculkan nama Samatra. Ruy d’Araujo tahun 1510 menyebut pulau itu Camatra, dan Alfonso Albuquerque tahun 1512 menuliskannya Camatora. Antonio Pigafetta tahun 1521 memakai nama yang agak ‘benar’: Somatra. Tetapi sangat banyak catatan musafir lain yang lebih ‘kacau’ menuliskannya: Samoterra, Samotra, Sumotra, bahkan Zamatra dan Zamatora. Catatan-catatan orang Belanda dan Inggris, sejak Jan Huygen van Linschoten dan Sir Francis Drake abad ke-16, selalu konsisten dalam penulisan Sumatera. Bentuk inilah yang menjadi baku, dan kemudian disesuaikan dengan lidah Indonesia: Sumatera Penduduk Secara umum, pulau Sumatera didiami oleh bangsa Melayu, yang terbagi ke dalam beberapa suku. Suku-suku besar ialah Aceh, Batak, Melayu, Minangkabau, Ogan, Komering, dan Lampung. Di wilayah pesisir timur Sumatera dan di beberapa kota-kota besar seperti Medan, Palembang, dan Pekanbaru, banyak bermukim etnis Tionghoa. 

Penduduk pulau Sumatera hanya terkonsentrasi di wilayah Sumatera Timur dan dataran tinggi Minangkabau. Mata pencaharian penduduk Sumatera sebagian besar sebagai petani, nelayan, dan pedagang. Penduduk Sumatera mayoritas beragama Islam dan sebagian kecil merupakan penganut Protestan, terutama di wilayah Tapanuli, Sumatera Utara. Di wilayah perkotaan, seperti Medan, Pekanbaru, dan Palembang, dijumpai beberapa orang penganut Buddha. Kota-kota di pulau Sumatera dihubungkan oleh tiga ruas jalan lintas, yakni lintas tengah, lintas timur, dan lintas barat, yang melintang dari utara - selatan Sumatera. 

Selain itu terdapat pula ruas jalan yang melintang dari barat - timur, seperti ruas Bengkulu - Palembang, Padang - Jambi, serta Padang - Dumai. Di beberapa bagian pulau Sumatera, kereta api merupakan sarana transportasi alternatif. Di bagian selatan, jalur kereta api bermula dari pelabuhan Panjang (Lampung) hingga Lubuk Linggau dan Palembang (Sumatera Selatan). Di tengah pulau Sumatera, jalur kereta api hanya terdapat di Sumatera Barat. Jalur ini menghubungkan antara kota Padang dengan Sawah Lunto dan kota Padang dengan kota Pariaman. 

Semasa kolonial Belanda hingga tahun 2001, jalur Padang - Sawah Lunto dipergunakan untuk pengangkutan batu bara. Tetapi semenjak cadangan batu bara di Ombilin mulai menipis, maka jalur ini tidak berfungsi lagi. Sejak akhir tahun 2006, pemerintah provinsi Sumatera Barat, kembali mengaktifkan jalur ini sebagai jalur kereta wisata. Di utara Sumatera, jalur kereta api membentang dari kota Medan sampai ke kota Tebing Tinggi. Pada jalur ini, kereta api dipergunakan sebagai sarana pengangkutan kelapa sawit dan penumpang. Penerbangan internasional dilayani dari Banda Aceh (Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda), Medan (Bandar Udara Internasional Polonia), Padang (Bandara Internasional Minangkabau, dan Palembang (Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II). 

Sedangkan pelabuhan kapal laut ada di Belawan (Medan), Teluk Bayur (Padang), dan Bakauheni (Lampung). Pulau Sumatera merupakan pulau yang kaya dengan hasil bumi. Dari lima provinsi kaya di Indonesia, tiga provinsi terdapat di pulau Sumatera, yaitu provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Riau dan Sumatera Selatan. Hasil-hasil utama pulau Sumatera ialah kelapa sawit, tembakau, minyak bumi, timah, bauksit, batu bara dan gas alam. 

Hasil Bumi Pulau Sumatera

Hasil-hasil bumi tersebut sebagian besar diolah oleh perusahaan-perusahaan asing, seperti misalnya PT Caltex yang mengolah minyak bumi di provinsi Riau.

Tempat-tempat penghasil barang tambang ialah : Arun (NAD), menghasilkan gas alam. Pangkalan Brandan (Sumatera Utara), menghasilkan minyak bumi Duri, Dumai, dan Bengkalis (Riau), menghasilkan minyak bumi   Tanjung Enim (Sumatera Selatan), menghasilkan batu bara Plaju dan Sungai Gerong (Sumatera Selatan), menghasilkan minyak bumi Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), menghasilkan bauksit Indarung (Sumatera Barat), menghasilkan semen Sawahlunto (Sumatera Barat), menghasilkan batubara Beberapa kota di pulau Sumatera, juga merupakan kota perniagaan yang cukup penting. Medan kota terbesar di pulau Sumatera, merupakan kota perniagaan utama di pulau ini. Banyak perusahaan-perusahaan besar nasional yang berkantor pusat di sini. 

Pulau Sumatera terletak di bagian barat gugusan kepulauan Nusantara. Di sebelah utara berbatasan dengan Teluk Benggala, di timur dengan Selat Malaka, di sebelah selatan dengan Selat Sunda, dan di sebelah barat dengan Samudra Hindia. Di sebelah timur pulau, banyak dijumpai rawa yang dialiri oleh sungai-sungai besar yang bermuara di sana, antara lain Asahan (Sumatera Utara), Sungai Siak (Riau), Kampar, Inderagiri (Sumatera Barat, Riau), Batang Hari (Sumatera Barat, Jambi), Musi, Ogan, Lematang, Komering (Sumatera Selatan), dan Way Sekampung (Lampung). Sementara beberapa sungai yang bermuara ke pesisir barat pulau Sumatera diantaranya Batang Tarusan (Sumatera Barat), dan Ketahun (Bengkulu). Di bagian barat pulau, terbentang pegunungan Bukit Barisan yang membujur dari utara hingga selatan. Sepanjang bukit barisan terdapat gunung-gunung berapi yang masih aktif, seperti Geureudong (Aceh), Sinabung (Sumatera Utara), Marapi, Talang (Sumatera Barat), Gunung Kaba (Bengkulu), dan Kerinci (Sumatera Barat, Jambi). 

Danau-danau Yang ada Dipulau Sumatera


Di pulau Sumatera juga terdapat beberapa danau, di antaranya

  • Danau Laut Tawar (Aceh), 
  • Danau Toba (Sumatera Utara), 
  • Danau Singkarak, 
  • Danau Maninjau, 
  • Danau Diatas, 
  • Danau Dibawah, 
  • Danau Talang (Sumatera Barat), 
  • Danau Kerinci (Jambi) dan 
  • Danau Ranau (Lampung dan Sumatera Selatan). 

    Nama-Nama Gunung Di Sumatera 

    Daftar gunung di Sumatera

    • Gunung Dempo (3159 m) 
    • Gunung Kerinci (3.805 m) 
    • Gunung Leuser (3172 m) 
    • Gunung Marapi (2,891.3 m) 
    • Gunung Perkison (2300 m) 
    • Gunung Pesagi Gunung Rajabasa (1281 m) 
    • Gunung Sekincau (1718 m) 
    • Gunung Seulawah Agam (1.726 m) 
    • Gunung Sibayak (2.212 m) 
    • Gunung Singgalang (2.877 m) 
    • Gunung Talamau (2,912 m) 
    • Gunung Tandikat (2438 m) 
    • Gunung Tanggamus (1162 m) 

      Daftar Provinsi Sumatera 

      • Aceh 
      • Sumatera Utara 
      • Sumatera Barat 
      • Riau 
      • Jambi 
      • Sumatera Selatan 
      • Bengkulu Lampung 
      • Kepulauan Bangka Belitung 
      • Kepulauan Riau
      Daftar Isi
      1. Tempat wisata yang lagi ngetrends dikunjungi saat ini
      2. Wisata Situ Patenggang
      3. Potensi Objek Wisata Alam di Mungka
      4. Syarat dan Ketentuan Kebijakan Pembebasan Visa Belarus 
      5. Peninggalan Sejarah Daerah Ambon
      6. Wisata Goa Pindul di Desa Bejiharjo Yang Menantang Nyali
      7. Tempat Wisata Pantai Di Lombok
      8. Tempat Wisata Kepulauan Mentawai
      9. SIAPA DIPONEGORO
      10. Tokoh Nasional "Siapa Tan Malaka"
      11. Tokoh Nasional "MOHAMMAD HATTA" Bung Hatta
      12. Biografi Sri Sultan Hamengkubuwana IX
      13. Presiden Paling Lama di Indonesia "SOEHARTO"
      14. Biografi Wakil Presiden "Umar Wirahadikusumah"
      15. Biografi Tokoh Nasional Dari Sumatera Barat "Mr. Assaat"
      16. Profil Presiden Indonesia Yang Pertama "Soekarno"
      17. Biografi Wakil Presiden Indonesia "Adam Malik" 
      18. Sejarah Hidup Tokoh Indonesia "Abdurrahman Wahid" di kenal dengan Gusdur
      19. Cara Membantu Anak untuk Meningkatkan Keterampilan
      20. Berbisnis Forex
      21. Kesalahan Menjadi Penyebab Kegagalan Bisnis Forex
      22. Jenis, Anjing, Pemburu, Handal, Labrador, Retriever, Golden, 
      23. Broker Forex Terbaik Yang Teregulasi
      24. Tempat Ibadah, Masjid Terindah, Masjid Istiqlal Jakarta
      25. Keistimewaan, Lokasi, Akses, Masjid Raya Bayur
      26. Sejarah, Pendiri, Tempat Berkumpulnya Wali, Masjid Agung Demak
      27. Tempat Ibadah, Aceh, Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Terindah
      28. Masjid Jami' Bingkudu, Masjid Tua di Sumatera Barat
      29. Riset Gabungan Arkeologi dan Genetika Dilaksanakan
      30. Mobil Jip Buatan Siswa SMK
      31. Telkom Craft Perluas
      32. Format Curriculum Vitae Bahasa Inggris
      33. Fungsi Instagram Follower
      34. Artis Cowok
      35. Cara Membuat Bubur Ayam
      36. Resep Martabak Manis
      37. Kolang-kaling
      38. Cara Membuat Daging Masak Jamur
      39. Cara Membuat Donat Kentang
      40. Resep dan Membuat Bolu Kukus
      41. Ciri-ciri BUMN dan BUMD
      42. Ciri-Ciri Badan Usaha Milik Swasta
      43. Otomotif
      44. Olahraga Sepeda dengan BMX
      45. Cabang Angkat Besi
      46. Aries Susanti Rahayu
      47. Daftar Negara Penyelenggara Asian Games
      48. Permainan Tradisional
      49. Meraih Medali Emas di Cabang Bulu Tangkis Asian Games 2018
      50. Profil Hanifan Yudani 
      51. Defia Rosmaniar
      52. Keunggulan Penggunaan Mesin Tetas
      53. Pembuatan Mesin Tetas Telur Secara Mandiri
      54. Salah satu kota yang paling indah di Eropa
      55. Lagu Daerah Dari Sumatera Barat, Ayam Den Lapeh
      56. Virus Rabies, Pengertian Rabies, Rabies
      57. Pengertian dan definisi tentang kudis
      58. Penyebab dan gejala meningitis
      59. Gejala dan definisi kanker kolorektal
      60. Tomcat bahaya gigitan tomcat dan pencegahan
      61. Kemampuan Indonesia Tak Kalah dengan Negara Lain dalam Bidang Kesehatan
      62. Penyebab Penyakit Kaki Gajah Yang Menular dan Pencegahan Penyakit Kaki Gajah
      63. Pembauran di Nusantara di Awal Migrasi
      64. Rumah Murah Seharga Rp. 75 Juta Akan Diluncurkan BTN dan Perumnas
      65. kata lucu | kata kata lucu saat ini | kata plesetan
      66. Mengatasi Galau dengan Membaca Buku, Mengunjungi Objek Wisata Budaya, Memanjakan Diri Dengan SPA
      67. Kuda, budidaya ternak kuda, pacuan kuda
      68. Burung Merak | Merak Biru | Merak India
      69. Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatra) 
      70. Ciri-Ciri Orang utan, Subspecies Orang Utan, Lokasi dan habitat, Makanan Orang Utan
      71. Pengertian Laba (Profit) dan Pengertian Distribusi
      72. Teori Perilaku Konsumen
      73. Pelaku Ekonomi, Peran Pelaku Kegiatan Ekonomi
      74. Pengertian Permintaan dan Penawaran
      75. Rumus Fungsi Permintaan dan Penawaran 
      76. Hukum Permintaan dan Penawaran
      77. Proses Terbentuknya Keseimbangan Pasar
      78. Pengertian Pasar
      79. Pengertian Bank Sentral
      80. Pengertian Sistem Pembayaran
      81. Unsur Pengaman Uang Rupiah Sebagai Alat Pembayaran Yang Sah
      82. Pengertian Bank, Fungsi Bank, Jenis Bank
      83. Pemasaran Hasil Industri, Konsumen potensial, Mengenal dan memahami konsumen
      84. Karakteristik Khusus, Prinsip Wadi'ah, Prinsip Mudharabah, Produk Bank Syariah
      85. Pengertian, Tugas, Wewenang Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
      86. Produk-produk Pasar Modal
      87. Alat Pembayaran Tanpa Uang Cash
      88. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Fungsinya
      89. Pengertian Menabung dan Sumber Uang Untuk Menabung
      90. Lembaga Yang Berwenang Tentang Pengelolaan Alat Pembayaran
      91. Penerapan Manajemen dalam Kegiatan di Sekolah
      92. Jenis-Jenis Kegiatan Usaha BUMD,  Kebaikan dan Kelemahan BUMN dan BUMD
      93. Peran BUMS dalam Perekonomian, Bentuk-Bentuk BUMS
      94. Kekuatan dan Kelemahan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)
      95. Jenis-Jenis Kegiatan Usaha dan Tahapan Pendirian BUMS
      96. Mendirikan Usaha Pada Perseroan Terbatas (PT)
      97. Pengertian Studi Kelayakan Usaha
      98. Sejarah Perkembangan Koperasi dan Pengertian Koperasi
      99. Landasan dan Asas Koperasi, Tujuan Koperasi, Ciri-Ciri Koperasi
      100. Prinsip, Peran dan Fungsi Koperasi 
      101. Jenis-Jenis Koperasi,  Koperasi Primer, Koperasi Sekunder
      102. Pengelolaan Koperasi, Perangkat Organisasi Koperasi dan Koperasi Sekolah
      103. Sumber Permodalan dan Pembagian Sisa Hasil Usaha Koperasi dan Koperasi Sekolah
      104. Sajikan Produk Pilihan bagi Pelanggan
      105. Prosedur Pendirian Koperasi/Koperasi Sekolah
      106. Pengembangan Koperasi di Sekolah dan Simulasi Pendirian Koperasi di Sekolah
      107. Krisis Ekonomi Sebagai Pendorong Orang Rusia Belajar Bahasa Asing
      108. Cara Mengisi Paypal Tanpa Harus Beli
      109. Pengertian Ekonomi dan Ilmu Ekonomi
      110. 7 Program Peningkatan Mutu Dalam SDM
      111. Pengelola Perusahaan Profesional
      112. Pengertian Valuta Asing
      113. Mekanisme Kerja Pasar Valuta Asing
      114. Pelaku Pasar Valuta Asing
      115. Jenis-Jenis Pasar Valuta Asing
      116. Program Bakti BCA Customer Service Officer Tahap Mahir
      117. Pengertian Negosiasi
      118. Pembangunan infrastruktur Gas Diprioritaskan
      119. Awal Pembentukan Bank Sentral Republik Indonesia
      120. Maksud dan Tujuan, Metodologi dan Sumber Data
      121. Masa Awal De Javasche Bank 1828-70
      122. Bank van Leening, dan Bank Courant en Bank van Leening pada masa VOC
      123. Pengertian dan Bentuk-bentuk Pengembangan Sumber Daya Manusia
      124. Langkah-Langkah Bernegosiasi
      125. Rencana Pembentukan Bank Oleh Raja Belanda 
      126. Bangsa Barat datang dan ikut meramaikan dunia perdagangan di Kepulauan Nusantara
      127. Pengertian Harga Pokok Produksi
      128. Rasio Keuangan sebagai Alat Manajemen
      129. Pengertian Anggaran, Perbendaharaan, dan Akuntansi
      130. Prediksi dari Lembaga Penjamin Simpanan Kenaikan Tren Bunga Akan Terus Berlanjut
      131. Kebutuhan dan Alat Pemuas Kebutuhan
      132. Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi, Keberhasilan Pembangunan Ekonomi.
      133. Hasil Penelitian Wanita Yang Berprofesi Sebagai Pialang Saham
      134. Landasan Ilmu Akuntansi Syariah
      135. Beda Antara Asuransi Syaria'h dengan Asuransi Konvensional
      136. Pengertian Prinsip Ekonomi, Motif Ekonomi, Prinsip Ekonomi Produsen, Konsumen
      137. Prinsip Kegiatan Usaha Bank (Konvensional dan Syariah)
      138. Pengelolaan Keuangan
      139. Pengertian Biaya Kesempatan
      140. Pembagian Ilmu Ekonomi, Ekonomi Mikro, Ekonomi Makro
      141. Contoh Produk dan Layanan Bank
      142. Pengertian Transfer
      143. Masalah Ekonomi dalam Sistem Ekonomi
      144. Karakteristik Perekonomian Indonesia Menurut UUD 1945 Pasal 33
      145. Penjabaran Demokrasi Ekonomi, Kelembagaan Ekonomi, Perangkat Kebijaksanaan
      146. Kiat Memulihkan Kondisi Perekonomian Indonesia Di tengah Krisis
      147. Dampak Krisis Ekonomi Global terhadap Ekonomi Indonesia
      148. Perdagangan Luar Negeri, Neraca Pembayaran, Investasi, Keuangan Negara
      149. Pertumbuhan Ekonomi iklane
      150. Metode Penelitian Kebijakan Ekonomi Indonesia
      151. Kegiatan Ekonomi
      152. Pengertian Pasar Modal
      153. Biaya Produksi, Pengertian Biaya Produksi, Konsep Biaya Produksi
      154. Mekanisme Transaksi di Pasar Modal
      155. Hubungan Asuransi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
      156. Jenis-Jenis Usaha Asuransi, Prinsip Kegiatan Usaha Asuransi
      157. Macam-Macam Produk dan Jenis Asuransi
      158. Pengertian Pegadaian, Fungsi Pegadaian, Peran Pegadaian, Jenis Pegadaian
      159. Alat Pembayaran Tunai dan Sejarah Terciptanya Uang
      160. Pengertian Elastisitas Permintaan dan Penawaran
      161. Pengertian Lembaga Pembiayaan
      162. Pengertian Manajemen, Unsur-unsur Manajemen, Fungsi-Fungsi Manajemen
      163. Pengorganisasian dan Bentuk-bentuk Organisasi
      164. Mengenal Manajemen Produksi, Pemasaran, Keuangan, Personalia, Administrasi Perkantoran
      165. Yohanes Andi Kala
      166. Heni Sri Sundani
      167. Suku Minangkabau
      168. Wilayah Makassar
      169. Adat dan budaya minangkabau
      170. Sejarah, Geografi, Iklim, Taman, Etimologi Provinsi DKI Jakarta
      171. Ibukota Papua Barat, Lambang Papua Barat, Danau dan Gunung di Papua Barat
      172. Kesenian, Budaya dan Adat Istiadat Provinsi Jawa Timur
      173. Wilayah dan Pertumbuhan Ekonomi Batam
      174. Sulawesi Barat, Sumber Kekayaan Alam
      175. Wilayah dan Potensi Ekonomi Jambi 
      176. Kota Manado
      177. Kota Bandung
      178. Pulau Sumatera
      179. Bukittingi
      180. Sumatera Barat
      181. Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam
      182. Ibu Kota Negara Jakarta
      183. Rawadano di Banten
      184. Kota Tanjungpinang
      185. Kalimantan Barat
      186. Kedaton Sultan Ternate
      187. Peninggalan Praserajah
      188. Yugoslavia
      189. Budidaya Ayam Kedu, ternak ayam kedu
      190. Budidaya Tanaman Buah Naga
      191. Budidaya tanaman buah cabe
      192. Jahe, Budidaya tanaman Jahe, Jahe untuk kesehatan
      193. Budidaya kunyit asam
      194. Budidaya Tanaman Buah Srikaya
      195. Ayam Arab
      196. Peluang Usaha Jenis Bebek atau Itik
      197. Budidaya Tanaman Buah Matoa
      198. Budidaya Udang Raksasanya Air Tawar
      199. Cara Beternak Udang Vaname dengan Memakai Terpal
      200. Memelihara udang lobster Air Tawar 
      201. Peluang Usaha Ternak Ikan Gabus
      202. Keunggulan Budidaya Ikan Air Tawar di Kolam Terpal
      203. PROSPEK DAN PERKEMBANGAN SEMANGKA DI INDONESIA
      204. Download Artikel Budidaya Tanaman Buah-buahaan dan Sayuran
      205. Sifat-Sifat Botani dan Varietas Buah Semangka
      206. Bibit Durian Pelangi Banyuwangi Memiliki Ciri Yang Khas
      207. Asal Muasal Munculnya Durian Pelangi Akibat dari Perjumpaan Sekerabat
      208. Pesona Tanaman Hias Gasteria Armstrongii
      209. Sensasi Warna dan Kelezatan Durian Pelangi dari Papua
      210. Budidaya Jeruk, Jeruk Merah
      211. Jamur Tiram, Buah, dan Daun Bersatu Menjadi Vetsin Yang Gurih, Lezat Serta Sehat
      212. Memadukan Singkong dan Cabai Mendapakan Keuntungan Berlipatganda
      213. Peluang Bisnis, Budidaya, Jamur, Merang, Lahan Bisnis, Media, Lahan, Penanaman
      214. Perencanaan, Usaha Budi Daya, Tanaman Pangan, Contoh Tanaman Pangan
      215. Kiat Usaha
      216. Budidaya Kacang Panjang
      217. Memulai Budi Daya Jamur
      218. Proses Produksi Pembenihan Ikan Lele
      219. Pengemasan Ikan Konsumsi
      220. Peluang Usaha Pembenihan Ikan Konsumsi
      221. Wirausaha
      222. Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur
      223. Cara Usaha Budidaya Udang Lobster
      224. Naga Kuning, Lebih Manis, Keuntungan Budidaya, Lebih Untung
      225. Pengolahan Media Tanam 
      226. Budidaya Itik Petelur
      227. Cara Berternak Udang Harimau
      228. Budidaya Ikan Lele
      229. Budidaya Udang
      230. Perkembangbiakan Kambing
      231. Pemilihan Kandang Bebek
      232. Budidaya Kambing
      233. Budidaya Sapi Potong
      234. Cara Budidaya Bebek Petelur
      235. Memaksimalkan Budidaya Nila, Perkembangan Teknologi Nila
      236. Bawang Merah | Cara Budidaya bawang merah
      237. budidaya peternakan kambing etawa, manfaat susu, pemeliharaan makanan
      238. Panduan Membudidayakan Tanaman Alpukat
      239. Jambu Mawar Dapat Tumbuh pada Berbagai Tipe Tanah
      240. Bagian-bagian dan Penggolongan Bunga | Morfologi Bunga
      241. Kesempurnaan bunga
      242. Bunga simetri tunggal
      243. Bagian bunga yang paling menarik dan banyak diperhatikan adalah perhiasan bunga
      244. Penggolongan dan Fungsi Tanaman Hias di Taman
      245. Potensi Agrowisata dan Prospek Agrobisnis Lengkeng
      246. Pengenalan Tanaman Lengkeng
      247. Prospek Bisnis Mengembangkan Jamur Tiram Putih
      248. Budidaya Ayam Petelur | Asal usul Budi Daya Ayam Petelur
      249. Sumber Daya Usaha
      250. Budidaya Pembenihan Ikan Konsumsi  
      251. Budidaya Ikan Gurame
      252. Teknologi Untuk Memacu Produksi Ikan Nila
      253. Peluang Pasar Usaha Pengolahan Ikan Nila
      254. Cara Budidaya Ikan Nila Untuk Meningkatkan Produksi
      255. Potensi Sumber Daya Perikanan Air Tawar
      256. Artikel Cara Budidaya Ikan Lele
      257. Membuat Kolam Terpal dengan Dinding Tanah
      258. Ikan Yang Cocok Untuk Kolam Terpal
      259. Membuat Kolam Terpal, JENIS KOLAM TERPAL, BAHAN DAN ALAT UNTUK MEMBUAT KOLAM TERPAL
      260. Peluang Usaha Penetasan Telur bagi Peternak Unggas
      261. Penanaman Bibit Kopi Coklat
      262. Pemeliharaan Jeruk
      263. Jenis Mesin Tetas
      264. Pakan Alami dan Pakan Buatan Untuk Budidaya Ikan Konsumsi
      265. Kopi Gunung Puntang, Termasuk kopi organik, 6 Macam Fungsi Kopi
      266. Usaha Budidaya Tanaman Jambu Air
      267. Keunggulan dan Kelemahan Budidaya Ayam Kampung
      268. Rambutam, Manfaat Buah Tanaman Rambutan
      269. Lezat Luar Dalam, Kulit Pisang, Menu Batang Pisang, Kulit Pisang
      270. Manfaat Cinta
      271. Khasiat dan manfaat anggur merah
      272. Manfaat Akar Ubi Jalar Ungu Untuk Kesehatan
      273. Manfaat buah naga bagi ibu hamil
      274. Manfaat buah kelapa muda bagi tubuh manusia
      275. Buah Duku Menjaga Kadar Kolesterol